oleh

Polda Kepri Tetapkan 2 Tersangka Penggerebekan Narkoba di Nagoya

-Tak Berkategori-53 views

Rasinta

Metrobatam.com, Batam – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri menetapkan dua tersangka dari 24 orang saat penggerebekan sebuah bangunan bekas hotel di Nagoya yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba, Senin sore.

“Dua diantaranya sudah ada LP (laporan Polisi), ada bukti bahwa dia bukan hanya pemakai. Hingga saat ini semua masih menjalani peneriksaan,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Wiyarso di Batam, Selasa.

Pemeriksaan awal, kata dia, 22 orang lain belum terbukti bagian dari jaringan pengedar narkoba namun berdasarkan tes urine sesaat setelah penangkapan positif sebagai pengguna narkoba.

“Kalau tidak terbukti akan kami serahkan ke BNN Kepri untuk direhabilitasi disana. Namun petugas sampai saat ini masih memeriksa lebih lanjut,” kata dia.

Berdasarkan pantauan Antara, sebagian yang ditangkap saat penggerebekan masih menjalani pemeriksaan di Subdit Ditresnarkoba lantai tiga gedung Polda Kepri.

“Kalau sudah selesai baru ketahuan. Saat ini belum bisa dipastikan apakah cuma dua itu yang miliki narkoba,” kata Wiyarso.

Polda Kepri Senin (22/2) sore menggerebek pesta narkoba pada sebuah bekas hotel di Nagoya Kota Batam dalam rangka Operasi Antik 2016 dan berhasil mengamankan 24 orang dan sejumlah barang bukti narkoba.

Operasi ini dipimpin langsung Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian melibatkan Brimob Polda Kepri, Sabhara Polda Kepri, Provos Polda Kepri, BNN Provinsi Kepri.

Berdasarkan data Polda Kepri, dari 24 orang yang diamankan diduga terkait narkoba tersebut, dua diantaranya perempuan. Seluruh yang diamankan menjalani tes urune di tempat oleh Biddokes Polda Kepri dan BNN Provinsi Kepri.

Barang bukti yang diamankan berupa dua paket kecil sabu dan tujuh paket besar, plastik pembungkus satu ikat, bong tiga buah, dua senjata tajam, korek api enam buah, handphone gunting, dan dua timbangan digital, dan sejumlah uang tunai.

Tempat tersebut sebelumnya juga sudah digerebek oleh Polda Kepri pada akhir 2015 dan ditemukan sejumlah orang yang positif menggunakan narkoba.

Kapolda mengatakan ia dan jajaran serius memberantas peredaran narkoba pada wilayah Provinsi Kepri karena sudah meresahkan.

(andy)

Sumber: Antara