Bila BAB Bayi Tak Lancar? Jangan Khawatir Tetap Berikan ASI

bayi

Metrobatam.com, Jakarta –  Jika orang dewasa umumnya akan buang air besar atau BAB setiap hari, bayi kadang-kadang justru tidak BAB selama beberapa hari. Hal ini pun kerap membuat orang tua menjadi khawatir.

Namun disampaikan oleh dr Meta Hanindita, SpA, bahwa kebiasaan tersebut masih bisa dibilang wajar. Apalagi jika bayi diberi minum air susu ibu (ASI) saja.

“Perlu diketahui dulu, bahwa pola buang air besar setiap bayi berbeda, tergantung apa yang diminum dan usianya. Sebagai contoh, untuk bayi berusia di atas sebulan yang mendapat ASI eksklusif, bisa tidak BAB sampai 14 hari lho,”

Ya, bayi yang tidak BAB selama beberapa hari bukan berarti lantas sembelit. Perlu diketahui, sembelit atau konstipasi adalah gangguan BAB yang ditandai keluarnya tinja yang sulit, keras, tidak basah dengan ukuran lebih besar dari biasanya atau frekuensi BAB kurang dari 3 kali seminggu.

“Bayi tidak BAB (bayi usia di atas 6 minggu ya) bukan dinamakan sembelit karena walaupun frekuensi BAB-nya kurang, tapi biasanya pada bayi ASI eksklusif, pada saat BAB tinjanya biasa saja bukan yang keras, sulit keluar atau tidak basah,” imbuh dr Meta. seperti dilansir Detikhealth

Yang tak boleh dilupakan, ibu harus tetap memberikan asupan yang cukup untuk bayi, terutama jika bayi mengonsumsi ASI. Perbaiki juga pola makan ibu, perbanyak asupan air putih, buah dan sayuran.

Nah, bagaimana kondisi bayi yang perlu dikhawatirkan? Jika anak berusia di bawah satu tahun, sambung dr Meta, perlu jadi perhatian bila keluarnya tinja pertama lebih dari 48 jam setelah lahir. Selain itu bila diare disertai darah, muntah kehijauan atau teraba benjolan di perut.

Cermati pula bila sembelit disertai dengan perut kembung, lemah otot kaki, selalu tampak lelah, denyut nadi lambat dan gagal tumbuh. “Juga diare atau pneumonia (radang paru) berulang. Serta anus yang tidak tampak normal baik bentuk maupun posisi,” ucap dr Meta, Jika sudah terjadi demikian, dr Meta berpesan supaya anak segera diperiksa oleh dokter. (Ls)