oleh

Dugaan Kasus 2014, Said dan James Dapat Panggilan Kedua Dari Kejati

-Tak Berkategori-54 views

Said

Metrobatam.com, Anambas – Pejabat Dinas Kesehatan dipanggil oleh  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Pasalnya adanya laporan yang terindikasi  dugaan penyimpangan atas pembangunan pos kesehatan dan pembangunan UTDR tahun 2014. Tak Tanggung-Tanggung dua pejabat dinkes yakni

Kepala Dinas Said M. Damri, dan Bendaharanya James Richard Aftur, dijadwalkan dipanggil untuk dimintai keterangan oleh tim penyelidik di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Balai Karimun pukul 10:00 WIB. Bahkan dari sumber informsi terpercaya yang dihimpun oleh Haluan Kepri panggilan pada  Selasa (15/2) itu merupakan panggilan kedua, hal tersebut akibat pada panggilan pertama keduanya mangkir.

Surat sendiri ditandatangani oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kepri Rasul Hamid. Selain dugaan penyimpangan diatas, Kadis Kesehatan dan Bendahara  itu pun juga akan dimintai  keterangan terkait perjalanan dinas di Dinkes pada tahun anggaran 2014 dan Pengentasan Kemiskinan (Taskin).

‎Mereka berdua pun, diminta untuk membawa dokumen-dokumen terkait persoalan tersebut. agar mempermudahkan pemeriksaan.

Bukan hanya  Kejaksaan Tinggi Kepri yang terus menyoroti Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Penyidik dari Polres Natuna diketahui juga tengah melidik dugaan penyimpangan terhadap pembayaran kepada pihak ketiga ‎pada dinas itu. Beberapa pegawai, di Dinas Kesehatan itu, sebelumnya beberapa kali mendatangi Mapolsek Siantan untuk memenuhi panggilan penyidik Polres Natuna.

Beberapa Pejabat yang masih ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas ketika diminta tanggapannya terkait persoalan tersebut memilih bungkam dan enggan berkomentar terkait hal itu.”Aduh jangan saya ya, kami tak tahu dan tidak bisa berkomentar,”ujar salah seorang pejabat sambil tersenyum

Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada tanggapan dari Dinas Kesehatan terkait hal ini. Sekretaris Dinas Kesehatan yang dicoba untuk ditemui diketahui tengah menerima tamu di ruangannya. “Ibu ada, ‎tapi sedang ada tamu. Kalau Abang mau menunggu silahkan,” ujar salah seorang pegawai Dinkes Anambas Senin (15/2).

Tak lama berselang , staf tersebut kembali mengatakan bahwa Sekretaris tengah rapat bersama beberapa pegawai. ‎Kepala Dinas Kesehatan pun diketahui tengah berada di luar Anambas.

Bukan hanya kasus dinas kesehatan saat ini yang sedang terus dipantau banyak kasus lain juga sedang diperhatikan pihak penegak hukum. Tim Haluan Kepri sendiri saat ini akan terus memantau beberapa kasus yang dan persolaan yang ada di Anambas, karena disinyalir, ada beberapa kasus yang sedang dibidik dan juga yang sudah di petieskan bakal segera dibuka kembali, kita tunggu saja.

Desakan Kepada Kejaksaan Tinggi untuk meneruskan kasus-kasus yang ada di Anambas juga disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Anambas Fhadil Hasan yang dengan tegas meminta Kejati Kepri yang baru untuk menuntaskan kasus-kasus yang ada di Anambas.”Kejati yang baru diminta untuk melanjutkan kasus yang ditangani Kejati Lama dan telah pinda menjadi Kejati DKI,”pungkasnya.(putraanambas)