Dewan Pertanyakan Anggaran Habiskan Foto Copy Rp 180 Juta, Sekwan Tidak Menjawab

Ilustrasi
Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Sekretariat DPRD Kota Batam, menghabiskan anggaran hingga Rp 180 juta untuk fotokopi Pansus Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Batam tahun 2015. DPRD menduga dana tersebut digelembungkan. “Karena saya tak pernah merasa menerima fotokopi atau ATK,” kata mantan anggota pansus LKPJ tahun 2015, Jurado.

Menurut Jurado, dana sebesar itu tidak masuk akal bila dilakukan dengan benar.

“Kantor ini (sekretariat DPRD) memiliki banyak mesin fotokopi,” katanya. Kecuali fotokopinya dilakukan di Jakarta, sehingga harus mengeluarkan anggaran untuk tiket pesawat. Baru masuk akal,” ungkapnya.

Anggota Pansus LKPJ Wali Kota Batam tahun anggaran 2016 Muhammad Jefri Simanjuntak menyebutkan anggaran tersebut sangat berlebihan. Dengan anggaran Rp 180 juta, kertas fotokopi bisa memenuhi ruangan rapat Komisi III.

“Ruangan ini bisa penuh,” kata politisi PKB Kota Batam ini ketika rapat pansus dengan Sekretariat DPRD belum lama ini.

Anggota Pansus lainnya, Edward Brando berpendapat sama, anggaran sebesar itu tidak masuk aka jika dihabiskan hanya untuk fotokopi.

“Ini baru satu poin yang kami bahas, gimana poin lainnya,” Edward Brando.

Selain fotokopi, menurut Ketua Pansus LKPj 2016, Udin P Sihaloho mengatakan perlengkapan konsumsi juga tak masuk akal.

 

Anehnya, Sekretaris DPRD Kota Batam, Marzuki SE, M.Si tak bisa menjawab pertanyaan pansus seputar penggunaan anggaran tersebut. Karenanya pertemuan ditunda selama beberapa hari. Usai RDP, Marzuki juga enggan memberikan keterangan terkait dana tersebut.

Sumber Batam Pos