Warga Baloi Kolam Keberatan Dengan Latihan TNI

IMG_20160212_141322IMG_20160212_141322rt baloi kolam

Metrobatam.com, Batam – Latihan yang dilakukan TNI di daerah padat penduduk Baloi Kolam membuat resah dan merasa ditakut takuti, Lahan tersebut pernah terjadi pembakaran alat berat oleh beberapa orang yang pernah rumah mereka dibongkar oleh beberapa petugas dari Dipam BP Batam dan didampingi oleh pihak keamanan.

“Keberadaan TNI AD yang melakukan latihan dekat dengan pemukiman warga sangat meresahkan masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi trauma mendengar suara tembakan dan granat, dari perwakilan ribuan warga meminta TNI agar keluar dari lokasi tersebut, “ujar Agustan Marbun.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RT VIII Bapak Iren, Warga saya yang sangat berdekatan sekali dengan latihan tersebut sangat merasa resah sekali, tak jarang juga mereka ketakutan melihat TNI dengan seragam dan senjata lengkap.

Sementara itu, Ketua  LSM Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak) Agung menyampaikan kalau keberadaan TNI AD di Baloi Kolam yang melakukan latihan sangat tidak tepat karena di sana ada warga dan anak-anak yang terganggu secara materi dan psikologis.

“Kami minta kepada pimpinan TNI agar segera memindahkan lokasi latihan secepatnya,” tegas Agung.

Uba Ingan Sigalingging dari Komisi IV DPRD Kota Batam yang menerima Perwakilan warga mengatakan, sangat tidak tepat militer latihan di lokasi pemukiman. Ia meminta komandan Korem memindahkan, jangan mengintimidasi masyarakat yang ada di Baloi Kolam.

“Tidak tepat kalau melakukan latihan di lokasi pemukiman. Jika tidak ditindaklanjuti, kami akan kirim surat ke Panglima TNI dan ke Presiden RI,” ujar Uba Ingan Sigalingging.

Ia juga mengecam keras BP Batam yang menjadikan kawasan hutan kota dijadikan lahan bisnis. Karena kalau dijadikan lahan bisnis berarti masyarakat bisa tinggal di sana. (Indra Dinan)