KPPCBC Tanjungpinang Bantah Melakukan Dugaan Pungli Pada WNA

BC
Metrobatam.com, Tanjungpinang – Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang, Duki Rusnadi membantah adanya petugas Bea dan Cukai yang diduga melakukan pungli terhadap wisatawan asing di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura beberapa waktu lalu.
“Intinya hanya kesalahpahaman. Berkaitan dengan masalah uangnya, yang diminta pegawai Bea dan Cukai itu adalah uang jaminan atas sepeda,” kata Kepala KPPBC Tanjungpinang, Duki, Senin.
Menurut Duki, sepeda milik wisman itu boleh dibawa ke Tanjungpinang, tapi harus memberikan jaminan yang apabila turis bersangkutan kembali ke negaranya, uang jaminan tersebut akan KPPBC kembalikan.
“Bila ia kembali ke negara asal, maka uang itu akan kami kembalikan lagi, karena sepedanya mahal. Cuma anggapan mereka, bea cukai minta uang,” papar Duki.
Terkait tindak deportasi yang dilakukan Bea dan Cukai kepada turis itu, Duki mengaku bahwa  tidak ada depotasi terhadap wisman yang dimaksud.
“Dan karena pihak bersangkutan tak mau meletakkan jaminan atas sepeda yang dibawa, maka mereka membatalkan kunjungan sepedanya ke Tanjungpinang,” ucapnya.
Duki mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak bersangkutan, dan menemukan bahwa kendala permasalahannya terletak pada mis komunikasi kedua belah pihak.
“Kami juga sudah minta maaf kepada pihak bersangkutan, dan atas kejadian ini kami akan upayakan agar mereka datang lagi ke Tanjungpinang,” ucapnya.
Sementara itu, kendala masalah dinyatakan Duki pada hal komunikasi. Ia mengaku satu sisi bahasa Inggris  petugas KPPBC tak jelas, kemudian turis itu tak bisa bahasa Melayu atau Indonesia. Perihal tersebut yang mengakibatkan kurangnya  penjelasannya.
Perihal ini akan menjadi evaluasi bagi BC Tanjungpinang dengan meningkatkan penguasaan bahasa kepada pegawai kepabeanan hingga ke pelayanannya.
“Kedepan, pemahaman pengetahuan, kepatuhan kepabeanan, dan service berkaitan pelayanan akan ditingkatkan. Kalau melayani dengan senyuman dan jangan marah-marah atau dengan nada tinggi,” ucapnya.(andi)
Sumber: Antarakepri.com