Sejumlah Titik Wisata Lingga Bisa Melihat Gerhana

gerhanaMetrobatam.com,Sejumlah titik wisata di Daik, Kabupaten Lingga, dapat menyaksikan momen gerhana dalam azimuth matahari (Az) 94,4 derajat, pada 9 Maret 2016 mendatang.
Beberapa titik objek wisata tersebut diantaranya Pulau Wisata sejarah dan budaya kesultanan Riau-Lingga yakni pulau Mepar, pantai wisata Pasir Panjang, puncak bukit permata Gunung Sepincan dan taman pelabuhan Tanjung Buton Daik Lingga.
Fenomena klasik tersebut akan menjadi momen perjalan wisata menarik di Lingga, karena terbalut dengan keaslian budaya melayu saat menyambut gerhana.
Lazuardi, seorang pemerhati sejarah dan tokoh masyarakat Lingga menjelaskan, bahwa dulunya saat terjadi momen pertemuan antara matahari dan bulan, masyarakat melayu kesultanan Lingga menyambutnya dengan keketok, yakni memukul gong, gendang dan alat instrumen dari bambu.
Maksud dan tujuan keketok sendiri tidak diketahui secara pasti. Namun masyarakat setempat mempercayainya sebagai bentuk pemberitahuan akan fenomena gerhana yang membawa beberapa pengaruh positif hingga negatif pada alam.
Selain itu, ada juga tradisi yang dikhususkan pada wanita melayu yang sedang mengandung. Mereka dilarang keluar rumah. Jika ada yang tidak sengaja terkena cahaya matahari yang tergerhanai itu, diharus melakukan mandi tolak bala di tangga rumah, dengan kepala yang ditutup leka (alas periuk).
Hal itu depercayai karena dapat menangkal segala bencana yang akan terjadi pada kandungannya seperti cacat fisik dan lebam kebiruan, atau dalam istilah awam masyarakat setempat di sebut yakni, “dimakan bulan”.
Sementara itu, detik-detik fenomena gerhana yang dapat di saksikan dari beberapa tempat di Kabupaten Lingga, berdasarkan analisa BMKG Hang Nadim Kepri, akan terjadi pada 9 Maret 2016, dalam durasi waktu 2 jam 11 menit.
Prediksi BMKG, kontak pertama terjadinya gerhana matahari dimulai pada pukul 06:22:08 WIB, dengan Az 94,4 derjat.
Sedangkan magnitudo gerhana atau perbandingan  antara  diameter matahari  yang  tergerhanai  dan diameter  matahari  secara  keseluruhan  saat  puncak  gerhana  terjadi, sebesar 0,936 persen.
Dari prediksi tersebut, bisa dikatakan wilayah Lingga akan turut dilintasi gerhana matahari hampir sama seperti 11 provinsi lainnya di Indonesia, yang diprediksi dapat melihat langsung proses terjadinya gerhana matahari total. (Victor)
Sumber :Antarakepri