Presiden Jokowi dorong OKI ‘boikot produk Israel’

160307123635_presiden_joko_widodo_640x360_lailybiroperssetpres

Metrobatam.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan Organisasi Kerja Sama Islam, OKI, memiliki kepentingan untuk menguatkan tekanan kepada Israel, termasuk boikot atas produk Israel yang dihasilkan di wilayah pendudukan.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato penutupan Konferensi Tingkat Tinggi KTT Luar Biasa OKI, Senin 7 Maret di Jakarta.

Presiden mengatakan terdapat urgensi bagi OKI untuk meningkatkan dukungan terhadap Palestina, melalui sejumlah langkah-langkah konkret, yaitu ‘penguatan tekanan kepada Israel, termasuk boikot terhadap produk Israel yang dihasilkan di wilayah pendudukan’.

KTT Luar Biasa OKI, yang dihadiri oleh perwakilan dari 57 negara, sejak awal memusatkan perhatian untuk membahas masalah Palestina dan Yerusalem.

Dalam pidato penutupannya, Jokowi juga meminta semua anggota OKI menguatkan dukungan politis untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Palestina-Israel.

“Peninjauan kembali Quartet, dengan kemungkinan penambahan anggotanya. Indonesia siap untuk berpartisipasi dan mendukung mekanisme ini,” kata Presiden.

Joko Widodo menambahkan perlunya peningkatan tekanan kepada DK PBB untuk memberikan perlindungan internasional bagi Palestina. “Dan penetapan batas waktu pengakhiran pendudukan Israel,” tegasnya.

Termasuk pula, lanjutnya, “Penolakan tegas atas pembatasan akses beribadah ke Masjid Al-Aqsa serta tindakan Israel mengubah status-quo dan demografi Al-Quds Al-Sharif.

Kepada anggota OKI, Jokowi juga meminta agar semuanya turun tangan untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak di wilayah pendudukan.

sumber BBC