Gaji THL Tak Dibayar, Sampah di Pekanbaru Menggunung

Metrobatam.com, Pekanbaru – Gaji tenaga harian lepas (THL) tak kunjung dibayar, sampah menggunung di beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru Riau.

Hal ini membuat berang Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, yang langsung memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Bina Marga Riau untuk mengangkut sampah, tanpa harus berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah koordinasi dengan Pak Wali, dan intinya mereka bisa menyelesaikan. Oke. Saya sampaikan juga kalau perlu bantuan Provinsi beri tahu, kami sudah stanby dengan personel Satpol PP dan truk pengangkutnya,” kata dia, seperti dikutip dari Harian Haluan, Sabtu (18/6).

Permasalan sampah di Kota Pekanbaru diawali dengan tertundanya pembayaran gaji THL kebersihan DKP Kota Pekanbaru. Seharusnya gaji THL dan karyawan PT Multi Inti Guna (MIG), sebagai rekanan, dibayarkan Jumat 17 Juni 2016 kemarin.

Namun rencana itu belum terlaksana, karena manajemen PT MIG belum menandatangani berkas pencairan dana mereka sebesar Rp1 miliar lebih di Pemkot Pekanbaru. Sementara untuk membayar gaji tersebut, dibutuhkan dana se­besar Rp800 juta.

“Dari hari Kamis kemarin, Direktur Utama PT MIG kami tunggu di kantor sampai sekarang tidak kunjung datang. Kami telepon juga tidak bisa karena handphone-nya tidak aktif, kami tanya sama anggotanya, mereka juga tidak mengetahui keberadaan direktur utama mereka,” kata Kepala DKP Pekanbaru, Edwin Supradana.

Menurut Edwin, kondisi seperti ini bukan kehendak Pemkot Pekanbaru, tapi pihak MIG yang terkesan lari dari tanggung jawab. “Ya kalau begini situasinya, mereka itu terkesan tidak mau membayarkan gaji seluruh kar­yawan mereka,” ujar dia.(mb/haluan)

Pos terkait