Pengguna Jalan Keluhkan Matinya Lampu Jalan di KM 10 Tanjungpinang

Foto : Lampu jalan di KM 10 Tanjungpinang mati sudah caukup lama. Belum ada tanda-tanda ada perbaikan.

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Warga dan pengguna jalan di KM 10 Kota Tanjungpinang mengeluhkan karena matinya lampu Penerang Jalan Umum(PJU) diwilayah tersebut.  “Untuk apa di anggarkan lampu jalan, kalau lampu jalan ini mati,”ujar Yudi salah satu pengguna jalan, Selasa(13/7) malam.

Lantaran matinya lampu penerang jalan ini, kata Yudi, mengakibatkan terjadinya kejadian kecelakaan  lalu lintas disepanjang jalan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kalau tidak ada lampu penerangan jalan ini bahaya, bisa terjadi kecelakaan karena lampu yang gelap,”Keluhnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Wahyu. Menurutnya, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) merupakan pajak yang dibayar oleh masyarakat selaku pengguna listrik disaat membayar tagihan rekening listrik. Untuk itu, penerangan jalan itu adalah bagian dari hak warga yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

“Intinya, kitakan tiap bulan bayar PPJ. Masak tidak bisa dicarikan solusi dari matinya lampu penerang jalan ini,”keluhnya.

Perlu diketahui, pemerintah kabupaten/kota di Indonesia menetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) besaran tarif PPJ, seperti diamanatkan oleh UU No. 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Hingga berita ini diterbitkan, Metrobatam.com belum mendapat keterangan resmi dari pihak terkait tentang matinya lampu jalan di KM 1 ini. (Budi Arifin)

Pos terkait