Saran BJ Habibie Buat Ahok: Tetap Senyum Walau Orang Salah Paham

Metrobatam, Jakarta – Presiden RI ketiga, BJ Habibie menyampaikan nasihat sederhananya bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Gubernur DKI Jakarta itu diminta tetap tersenyum meski orang lain salah paham dengan gaya bicara dan tindakannya

“Saran beliau cuma gitu saja, belajar mau disalahpahamin (dengan) masih senyum, enggak usah dibalas,” kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/10).

Bacaan Lainnya

Pertemuan Ahok bersama Djarot Saiful Hidayat dengan Habibie berlangsung pada Rabu (12/10) malam. Habibie menurut Ahok banyak bercerita mengenai kehidupannya. Ahok juga memuji Habibie yang masih tetap update teknologi dan sosial media meski sudah berusia lanjut.

“Dikasih buku, cerita film. Dia juga suka Instagram, suka komen,” imbuh dia.

Video pertemuan dengan Habibie ini juga diunggah instagram Ahok (@basuki_btp). Mereka berdiskusi tentang IPTEK dan pembangunan Jakarta.

“Semalam silaturahmi dan banyak belajar dari Pak BJ Habibie. Diskusi santai mengenai IPTEK, pendidikan, kesehatan, sosial, agama dan pembangunan masa depan Jakarta,” tulis keterangan foto yang diunggah Ahok.

Dalam video yang dipublikasikan, Habibie turut memberikan beberapa buku untuk Ahok-Djarot. Bahkan Ahok sempat meminta tanda tangan Habibie di buku yang diberikan.

Taman Balai Kota Rusak
Sementara itu tanaman hias di depan Balai Kota DKI Jakarta rusak berat akibat terinjak-injak ribuan massa ‘Aksi Bela Islam’ yang berdemo pada Jumat (14/10). Kerugian akibat peristiwa ini mencapat ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin menyayangkan rusaknya tanaman hias di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, akibat terinjak-injak pendemo. Dia menyebut pihaknya mengalami kerugian cukup besar akibat peristiwa ini. “Kira-kira mungkin bisa sampai ratusan juta lah ya,” kata Djafar.

Dikatakan Djafar, pagi ini pihaknya akan menghitung lagi nilai kerugian. Petugas juga akan dikerahkan untuk kerja bakti membersihkan tanaman yang rusak dan hancur.

“Nanti kalau yang masih bisa ditanam, ditanam lagi. Kalau enggak bisa lagi ya diganti. Kita akan rapihin lagi pagi ini. Nanti tanaman yang terinjak-injak dan hancur ya kita akan angkat, diganti,” ujarnya.

Menurut Djafar, akan sulit meminta pertanggungjawaban massa yang menginjak-injak tanaman hias ini. Tanaman hias yang rusak nanti akan diganti. Bibitnya akan diambil dari kebun-kebun bibit milik Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Jika bibit bunga yang sama tidak ada, pihaknya akan melakukan pembelian.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak mau menuntut ganti rugi. “Kami maafkan saja soal taman. Tinggal perbaiki,” kata Ahok.

Ahok mengatakan, sudah sering pihaknya mengimbau agar pendemo menjaga keamanan dan ketertiban saat berdemonstrasi. Selalu diingatkan agar massa tidak menginjak-injak tanaman hias. Namun sayangnya, imbauan ini selalu diabaikan.

Dikatakan Ahok, dirinya juga menilai massa yang demo pada Jumat (14/10) kemarin kebanyakan bukanlah warga DKI Jakarta. “Jadi merasa tidak sayang sama tanaman di Jakarta,” ucap Ahok.(mb/detik)

Pos terkait