3 Peserta Diksar Mapala Meninggal, Rektor UII Yogya Mundur

Metrobatam, Yogyakarta – Tiga mahasiswa peserta Diksar The Great Camping (TGC) Mapala UII meninggal dunia. Sebagai tanggung jawab moral, Rektor UII Harsoyo menyatakan mengundurkan diri.

“Sebagai pertanggungjawaban moral saya menyatakan mundur sebagai Rektor Universitas Islam Indonesia,” ujar Harsoyo dalam jumpa pers di kantor Kopertis, Yogyakarta, Kamis (26/1). Pernyataan ini disampaikan di hadapan Menristek Dikti M Nasir.

Read More

Harsoyo mengaku sempat berpikir kemungkinan adanya pihak yang akan berpikir bahwa jika dia mundur akan dianggap lari dari permasalahan. Dia juga mengaku keinginan mundur sudah ada di benaknya sejak beberapa hari yang lalu.

“Tapi saya lihat banyak contoh, menteri di Jepang, Dirjen Perpajakan, dan CEO Citilink yang mengundurkan diri. Saya pikir sebagai pertanggungjawaban moral akan lebih terhormat,” imbuhnya.

Setelah ini, Harsoyo berkomitmen akan terus membantu untuk pengungkapan kasus ini. “Jika dibolehkan saya akan terus,” jawab Harsoyo.

Tewasnya tiga mahasiswa yaitu Syaits Asyam (19), Muhammad Fadli (19), dan Ilham Nur Padmy Listia Adi (20) menjadi perhatian banyak pihak. Ketiganya meninggal dunia usai saat mengikuti diksar yang dilaksanakan sebagai syarat masuk menjadi anggota Mapala Unisi.

Menindaklanjuti peristiwa ini, pihak UII telah membentuk tim investigasi. Polres Karanganyar juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak termasuk para peserta diksar.

Tak hanya itu, UII yang sebelumnya membekukan kegiatan outdoor mahasiswa, kini telah membekukan Mapala Unisi secara kelembagaan untuk jangka waktu yang belum ditentukan.
(mb/detik)

Related posts