Duh! Banyak Buruh di Daerah Ini Jomblo Akibat Upah Rendah

Metrobatam, Bantul – Upah atau gaji di kisaran Rp1,5 juta sesuai UMK 2017 dinilai tidak mencukupi untuk keperluan lainnya. Bahkan banyak buruh yang jomblo atau tidak punya pasangan karena tidak berani membina rumah tangga dengan gaji yang cuma bisa untuk makan saja.

Hal ini diungkapkan dalam aksi buruh bersama mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Yogyakarta, Senin 29 Januari 2017.

Read More

Seorang buruh perempuan mengakui, sebenarnya ingin bisa berkeluarga atau bisa memenuhi kebutuhan lainnya seperti dandan, baju bagus agar terlihat cantik. “Keinginan terpaksa urung karena gaju atau upah saya tidak cukup,” ucapnya mengeluh, seperti mengutip KRjogja, Selasa (31/1).

Aksi tersebut dilakukan bersamaan pemeriksaan berkas-berkas oleh PTUN setelah dilakukan pendaftaran gugatan pada dua pekan lalu. Penggugat individu dilakukan buruh secara pribadi yaitu Patra Jatmika, Safariyanto, Markus, Aziz Nur Fatriyanto terlihat di ruang PTUN mengikuti pemeriksaan berkas, dan kelengkapan gugatan bersama kuasa hukum.

Penggugat juga mewakili beberapa serikat buruh diantaranya Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY), FSP LEM, Aspek Indonesia, Sekolah Buruh Yogyakarta (SBY). “Aspirasi buruh harusnya di kisaran Rp2 -2,5 juta,” kata Wakil Sekjen ABY, Irsyad.

Aksi juga meminta Gubernur tidak menggunakan PP 78 sebagai dasar pengupahan. “UMK yang diberlakukan sangat rendah dan menjadi problem bagi buruh. Sebab hampir semua kebutuhan naik. Seperti tarif dasar listrik yang mengalami kenaikan pada awal tahun ini. Juga kenaikan harga kebutuhan lainnya.(mb/okezone)

Related posts