Marak Berita Hoax, TNI AD Ajak Masyarakat Teliti Memilih Berita

Metrobatam, Jakarta – Berita hoax yang biasanya berisi informasi palsu semakin marak menyebar di media internet. TNI AD mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam memilih berita.

“Sudah mulai muncul, ada yang mengatakan negara kita darurat informasi. Makanya ada deklarasi masyarakat anti hoax, itu satu hal yang bagus, kata Kadispen TNI AD Brigjen Sabrar Fadhilah di Media Center TNI AD, Jalan Abdul Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (11/1).

Read More

Dia meminta masyarakat untuk lebih awas dan mencermati isi suatu berita sebelum memutuskan untuk menyebarkan satu pemberitaan melalui media sosial.

“Di sisi lain pemanfaatan media sosial begitu terbuka sekarang, maka saya berharap kita semua tidak terlalu cepat membaca berita kemudian menyebarkan kepada yang lain. Tapi benar-benar ditelaah, diteliti,” ujar Fadhilah.

“Bila meragukan sebaiknya ditanyakan ke yang berwenang. Yang bersangkutan. Jangan cepat sekali kita mudah men-share,” sambungnya.

Fadhilah menegaskan, kesadaran dari diri sendiri menjadi satu hal yang perlu untuk memerangi penyebaran informasi bohong itu. Dengan menyebarkan hal-hal positif, kata Fadhilah, bisa menjadi satu langkah memerangi berita hoax.

“Yang kita lakukan adalah upaya mendorong pemerintah, membantu hal-hal positif. Misal mempublikasi UU ITE No 11 tahun 2008. Kita ikut publikasikan itu dengan cara-cara yang benar dan tepat. Kasus tertentu apalagi berkaitan AD segera diberikan jawaban yang sebenarnya,” tutur Fadhilah.

Menurut Fadhilah, komitmen memerangi berita hoax telah lama dilakukan dalam tubuh TNI AD.

“Sebagai insan pers, mendukung gerakan moral, kode etik jurnalistik. Beritakan satu berita yang diperoleh dengan jujur. Meneliti keterangan berita sebelum disiarkan bukan semata kecepatan,” pungkasnya.(mb/detik)

Related posts