Pak RT Gerebek Istrinya di Hotel dengan Pria Lain yang Pernah Satu Kompleks

Metrobatam, Yogyakarta – Pengusaha katering di Surabaya, Nanang menangkap basah istrinya tengah berada dalam kamar hotel di Jalan Pasar Kembang, Gedongtengen, Kota Yogyakarta dengan pria lain, Senin, 16 Januari 2016 malam.

Nanang terbang menuju Yogyakarta setelah mendapat informasi dari saudaranya, jika istrinya, sebut saja Ren (43) menginap di sebuah hotel. Pengrebekan tak dilakukan sendiri, namun didampingi beberapa saudaranya dan juga petugas kepolisian dari Mapolsekta Gedongtengen.

Read More

“Dulu istri saya juga pernah selingkuh dengan pria lain,” kata Nanang di Mapolsek Gedongtengen, Kota Yogyakarta pada sejumlah wartawan, Selasa (17/1) dini hari.

Menurut Nanang, pria lain itu tidak asing karena pernah tinggal satu kompleks di Surabaya. Apalagi, saat ini Nanang menjadi Ketua RT 3 di lingkungan tempatnya tinggal. Pria lain inisial NK itu sudah pindah ke Jakarta.

“Tertangkap basah di kamar 106 hanya berdua dengan NK, dia bekas tetangga di Surabaya,” kata Nanang.

Kasus ini bermula saat istri Nanang bersama rombongan bus dari RT 3, Jalan Bhaskara, Surabaya menuju Yogyakarta pada Jumat, 13 Januari 2017 malam. Sesampainya di Yogyakarta pada Sabtu pagi, mereka kemudian menuju sejumlah objek wisata.

Minggu 15 Januari 2017 sore, rombongan bus kembali ke Surabaya. Namun, istrinya Nanang itu tak ikut rombongan bus saat pulang. Dia masih berada di Yogyakarta dengan alasan menemui keluarga suaminya di Kota Gudeg tersebut.

Setelah menemui keluarga suaminya, Ren mengaku sudah janjian akan bertemu dengan seorang teman perempuannya. Sebut saja Dwi, yang disebut hendak ditemui oleh istrinya Ren.

“Bertemu dengan Dwi itu hanya alasan saja, malah janjian dengan NK, dia sudah lama pindah dari Surabaya,” tandas Nanang.

Kanit Reskrim Polsek Gedongtengen, Iptu Purwadi membenarkan informasi pengrebekan tersebut. Terlebih, polisi juga mendapat pengaduan sebelum melakukan pengrebekan. Saat ini, kasus ini masih dalam penyidikan petugas.

3 Pasangan Mesum Dinikahkan
Sementara itu sebanyak empat pasangan diduga mesum digerebek petugas Polsek Pamenang dan Satpol PP Kecamatan Pamenang saat melakukan razia. Tiga pasangan di antaranya akan dinikahkan akibat kejadian itu.

Dalam razia tersebut, Senin 16 Januari 2017, mulanya aparat melakukan razia di rumah makan yang diduga sering dijadikan tempat prostitusi. Namun, aparat gabungan tidak menemukan wanita yang diduga PSK.

Razia dilanjutkan ke hotel kelas melati yang terletak di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 33, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi. Di hotel tersebut aparat gabungan menemukan empat pasangan bukan suami istri yang menginap.

Karena tidak bisa menunjukkan identitas suami-istri, keempat pasangan diduga mesum tersebut langsung dibawa ke Polsek Pamenang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari data yang berhasil dihimpun, keempat pasangan diduga mesum tersebut bernama AK (21), warga Kabupaten Sarolangun; FR(19) warga Kecamatan Pamenang; HS (31), warga Kabupaten Sarolangun; FI(27), warga Kecamatan Pamenang; MA (38), warga Desa Ujung Tanjung; VN (19), warga Kecamatan Batang Mesumai; RP (26), warga Kabupaten Sarolangun; RA(19) warga Kabupaten Sarolangun.

Kapolres Merangin, AKBP Aman Guntoro melalui Kapolsek Pamenang AKP Sampe Nababan, ketika dikonfirmasi membenarkan terdapat empat pasangan diduga mesum diamankan aparat gabungan.

“Keempat pasang bukan suami istri ini kita amankan di salah satu hotel yang ada di Kecamatan Pamenang. Memang dari pengakuan ke empat pasangan tersebut mereka sudah berhubungan layaknya suami istri,” tutur AKP Sampe Nababan,Senin (16/1/2017).

Ia menyatakan, untuk menindak empat pasangan tersebut, pihaknya akan memanggil seluruh orangtuanya. Selanjutnya, bagi pasangan yang belum ada ikatan pernikahan, akan dinikahkan.

“Ada tiga pasang yang akan dinikahkan oleh orangtuanya. Satu pasangan lainnya dikarenakan yang laki-lakinya sudah berkeluarga terpaksa hanya kita suruh membuat surat peryataan dan memanggil istrinya,” katanya. (mb/okezone)

Related posts