Ikut Kegiatan BEM, 2 Mahasiswa Unsri Tewas Tenggelam

Metrobatam, Ogan Ilir – Dua mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) meninggal dunia saat mengikut kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Keduanya tenggelam saat hendak menyeberangi danau untuk mengambil logo BEM.

Dua mahasiswa tenggelam di Danau Bumi Perkemahan Universitas Sriwijaya di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka adalah Taufik dan Kigjet.

Bacaan Lainnya

Keduanya sedang mengikuti Latihan Dasar Organisasi (LDO) yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilimu Penddidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya.

Saat itu, panitia meminta kepada 60 peserta termasuk kedua korban, untuk menyeberangi kanal secara bersama-sama. Tujuannya mengambil logo BEM yang ada di seberang danau.

Diduga, Taufik dan Kigjet tidak bisa berenang hingga akhirnya tenggelam. Baik panitia maupun rekan yang mengetahui hal itu langsung mencari keduanya.

Setelah dilakukan pencarian dengan melibatkan kepolisian, sekira pukul 16.00 WIB, Taufik ditemukan dalam keadaan meninggal. Sementara itu, Kigjet ditemukan 1,5 jam setelah penemuan Taufik. Jasad keduanya lalu dibawa ke Puskesmas Timbangan 32.

“Kedua korban saat itu sedang mengikuti kegiatan salah satu organisasi kampus, kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan penyeberangan basah,” ucap Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Ginanjar Aliya Sukmana, saat dikonfirmasi , Senin (27/3).

Salah satu peserta kegiatan, Joko (19) Mahasiswa Fakultas FKIP mengatakan, tenggelamnya Taufik dan Kigjet diketahui setelah peserta lainnya tiba di seberang danau.

“Kami baru sadar setelah sampai di seberang, ternyata kedua teman kami sudah tidak ada. Kemudian kami berusaha mencari dengan cara menyelam. Tetapi tidak ditemukan,” tambahnya

Untuk sementara belum ada keterangan resmi dari pihak Universitas Sriwijaya (Unsri), maupun panitia kegiatan.(mb/okezone)

Pos terkait