Kadin Batam Ingin Bangkitkan Para Investor di Kota Batam

Metrobatam.com, Batam – Kadin Batam membangunkan komunikasi yang baik antara industri dengan pemerintah untuk membangkitkan para investor di Kota Batam, pada (02/02)

Kadin Batam Jadi Rajaguguk mengatakan, salah satu sektor unggulan di Batam khususnya di Pulau Jawa pada umumnya ingat terus sinergitas membangun kembali komunikasi baik yaitu antara pelaku Industri maupun dengan pemerintah. Kita hadirkan di sini, ada dari pemerintah kota Batam dan BP Batam, agar para investor Batam ini akan kembali menghidupkan sektor pariwisata Kota Batam ini.

Read More

Untuk itu, bagaimana bisa kita mengkalibrasi serta bekerjasama dengan seluruh stakeholder dengan ikatan baik itu, jadi kali ini, kita adakan kerjasama PT Batam maupun BP Batam untuk bisa dimaksimalkan untuk para investor yang ada, dari sini juga kami berencana dengan pelaku industri. Sudah kita sampaikan juga dengan Walikota Batam dan kita ingin rencanakan membentuk suatu badan promosi pariwisata. Dengan amanat undang-undang Nomor 9 Tahun 2009 yang terdiri dari unsur penentu kebijakan pemerintah dan unsur pelaksana industri. Sehingga, inilah nanti yang menjadi lembaga komunikasi, sekaligus bagaimana mempromosikan bersama dan menyusun program rencana induk pembangunan pariwisata di Kota Batam.

” Secara integritas nanti kita bicarakan didalam forum ini, pengembangan seperti apa itu, nanti disampaikan oleh teman-teman dengan sektor pariwisata. Kita akan bentuk dan nanti juga program-program pemerintah yang dilakukan dibuat berkembang, supaya pemerintah membentuk itu berdasarkan kebutuhan industri bukan berdasarkan keinginan yang ada. Tapi banyak digerakkan program yang dilakukan oleh pemerintah berdasarkan keinginan dan menyatukan kembali para-para industri yang ada. Padahal yang diinginkan itu belum tentu sama dengan kebutuhan oleh kondisi pariwisata dan sehingga melalui perubahan sifat Inilah kita meningkat komunikasi, agar tahu apa yang menjadi kebutuhan industri di Kota Batam ini”. ungkapnya

“Sehingga, itu menjadi program-program yang akan dibuatkan oleh pemerintah Kota Batam, karena pihak pemerintah yang kedua mempunyai keterbatasan anggaran, untuk sektor Pariwisata katanya hanya Rp5 miliar”. lanjutnya

“Karena apa yang bisa dilakukan itu, termasuk belanja pegawai yang bisa dikatakan hanya mungkin sekitar 15% saja. Untuk kegiatan promosi mungkin pembangunan lebih, karena mungkin kurang dorongan dari industri dari asosiasi yang ada. Saya harapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini, kita lebih bisa mendorong, supaya anggaran pemerintah juga bisa dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhannya”. tutupnya. (Toni)

Related posts