RS Abdul Aziz Singkawang Terbakar, Keluarga Pasien Panik

Metrobatam, Singkawang – Kebakaran yang melanda ruangan rontgen di Rumah Sakit (RS) dr Abdul Aziz Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (5/3) malam, membuat sejumlah pasien dan keluarga panik.

Terlihat beberapa petugas medis dan pihak keluarga sibuk menyelamatkan pasien yang dirawat di ruangan di sekitar ruangan yang terbakar, agar tidak dampak dari kebakaran ini.

Bacaan Lainnya

“Tolong, tolong. Tolong Paman saya. Paman saya terkena asap. Dia ini sesak nafas,” teriak Yusuf, salah satu keluarga pasien kepada petugas medis.

Mendengar teriakan minta tolong itu, petugas medis langsung bergegas membawa paman Yusuf ke ruang UGD agar aman dari dampak kebakaran maupun asap. Begitu juga terhadap pasien lain yang turut diamankan.

Lelaki 41 tahun ini bercerita, tadinya dia berada di luar kawasan rumah sakit. Ketika mendapat informasi bahwa RS dr Abdul Aziz Singkawang terbakar, lalu dia pergi ke rumah sakit lantaran pamannya sudah empat hari dirawat di ruangan perawatan kelas satu, tepat di samping ruang rontgen yang terbakar tersebut.

“Saya bergegas ke rumah sakit. Panik lah. Paman saya ini sesak nafas, jadi kalau kena asap nanti dia makin parah, makanya saya minta cepat paman diamankan,” pungkasnya.

Mendengar ruangan radiologi/rontgen terbakar, Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan, langsung turun ke lokasi untuk memantau jalannya pemadaman dan evakuasi. “Pemerintah Kota Singkawang berterimakasih kepada para pemadam kebakaran yang begitu luar biasa bergotong royong memadamkan ini,” kata Irwan kepada sejumlah wartawan ketika memastikan api benar-benar padam.

Dia menuturkan, kebakaran ini merupakan musibah bagi semua warga Singkawang. Karena, RS dr Abdul Aziz merupakan rumah sakit andalan warga Singkawang. Apalagi, kata Irwan, beberapa waktu lalu ada ruangan di rumah sakit ini yang baru diresmikan. Pemakaian gedung ini pun, lanjutnya, juga tergolong baru.

“Yang terbakar ini merupakan ruangan radiologi. Namun belum diketahui penyebabnya. Biar tim yang berwenang yang akan memeriksanya. Yang penting, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, masalah kerugian kita juga belum tahu,” terangnya.

Untuk diketahui, kebakaran ini terjadi Senin (5/3) sekitar pukul 21.30 Wib. Sebelumnya, petugas medis yang piket mendengar suara ledekan. Sehingga dugaan awal percikan api berasal dari komponen peralatan rontgen. (mb/okezone)

Pos terkait