Kesal Pelayanan Lambat, Polisi Tembak Mati Pemilik Restoran

Metrobatam, Vietnam – Wakil Kepala Kepolisian Kamboja di Kota Bavet, Provinsi Svay Rieng, dilaporkan menembak mati seorang perempuan pemilik restoran di Ta Pov karena pelayanan lambat pada akhir pekan lalu.

Juru bicara Pengadilan Provinsi Svay Rieng, Tep Phalla, menuturkan tersangka berusia 30 tahun itu telah ditangkap untuk diinterogasi jaksa pengadilan.

Kepala Kepolisian Provinsi Svay Rieng, Koeng Khorn, mengidentifikasi korban bernama Soeun Dane berusia 38 tahun. Soeun merupakan pemilik Samang Dane Restorant dan warga Kampong Seila, Provinsi Preah Sihanouk.

“Pelaku mengaku telah menembak pemilik restoran karena pelayanan yang lambat. Tidak ada masalah lain. Pihak kepolisian tengah memeriksa dia dan mengirimnya ke pengadilan hari ini,” kata Koeng seperti dikutip the Star pada Senin (23/12).

Soeun dilaporkan tewas setelah ditembak di kepalanya. Soeun tewas akibat luka parah meski telah dibawa ke rumah sakit di Vietnam.

Koeng menuturkan tersangka yang tak diungkap identitasnya itu menjabat sebagai wakil Kepala Kepolisian Bavet. Dia bertanggung jawab dalam kasus narkoba.

Pelaku disebut menembakkan senjata api sebanyak dua kali. Pelaku melontarkan tembakan pertama ke udara, sementara tembakan ke dua ke arah kepala korban.

Kasus ini memicu kritikan organisasi pemerhati hak asasi manusia terhadap kebijakan kepolisian dalam membawa dan menggunakan senjata.

Koordinator organisasi HAM lokal, Adhoc, Eang Kimly, mengungkapkan keprihatinan terkait kasus penembakan tersebut. Menurut Eang, personel kepolisian seharusnya tidak boleh membawa senjata api ketika tidak sedang bertugas. (mb/cnn indonesia)

Loading...

Related posts