Bahas Kerja Sama Pertahanan-Teknik MIliter, Prabowo Bertemu Menhan Rusia

Metrobatam, Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto bertemu dengan Menhan Rusia Sergei Shoigu di Moskow. Keduanya sepakat meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan dan teknik militer.

“Hubungan persahabatan Indonesia dengan Rusia di bidang pertahanan dan keamanan telah terbangun cukup lama. Rusia yang sebelumnya Uni Soviet telah banyak membantu Indonesia di bidang teknik militer,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom dari KBRI Moskow, Rabu (29/1/2020).

Read More

Sementara itu, Menhan Shoigu mengatakan Indonesia merupakan salah satu mitra penting Rusia di Asia-Pasifik. Deklarasi kemitraan strategis yang sedang disiapkan kedua negara untuk ditandatangani akan berperan penting dalam hubungan Rusia dengan Indonesia ke depan.

Pertemuan kedua Menhan ini juga membahas peristiwa bersejarah penting pada 2020 di kedua negara. Pertemuan ini bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia yang akan diperingati pada 3 Februari 2020.

Seperti diketahui, Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan Ke-75 pada 17 Agustus mendatang. Menhan Shoigu mengatakan siap berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Pada 2020 ini juga Rusia akan merayakan 75 tahun kemenangan rakyat Soviet dalam Perang Patriotik Besar dan akhir Perang Dunia II.

Selain itu, dalam kunjungannya selama 2 hari di Moskow, Prabowo bersama rombongan bertemu dengan kalangan industri pertahanan dan IT, khususnya terkait keamanan siber (cyber security).

Selama kunjungannya di Rusia, Prabowo didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi; Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana; Dirjen Kuathan Marsda TNI Ponang Djawanto; serta pejabat senior Kemhan RI.

Dubes Wahid mengatakan kunjungan pertama pejabat setingkat menteri di awal peringatan 70 tahun hubungan diplomatik RI dan Rusia ini akan lebih mempererat hubungan kedua negara. Wahid mengatakan potensi kerja sama di bidang pertahanan dan teknik militer dengan Rusia sangat besar.

“Kerja sama tidak hanya pada pengadaan alutsista bagi Indonesia, tetapi juga produksi bersama dan alih teknologi,” imbuhnya. (mb/detik)

Related posts