Fokus Bantu KPK, Polri Kerahkan 34 Polda Cari Harun Masiku

Metrobatam, Jakarta – Polri masih berfokus membantu KPK menemukan tersangka yang kini buronan, Harun Masiku, di seluruh pelosok negeri. Seluruh kepolisian daerah pun dikerahkan untuk memburu Harun Masiku.

“Keseriusan ini ditandai dengan kita mewajibkan seluruh kepolisian daerah ada 34 kepolisian daerah atau polda untuk mencari keberadaan Harun Masiku ini dan segera untuk mengamankan yang bersangkutan dan kemudian apabila sudah diamankan akan diserahkan kepada KPK,” kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

Bacaan Lainnya

Sejauh ini Asep menyebut telah memeriksa orang terdekat termasuk keluarga Harun Masiku. Asep juga mengingatkan ancaman pidana bagi siapapun yang membantu Harun Masiku bersembunyi.

“Dari pihak keluarga sudah kita mintai keterangan. Orang-orang terdekat yang bisa kita carikan informasinya tentang keberadaan yang bersangkutan, kebiasaan, tempat-tempat yang biasa dikunjungi,” kata Asep.

“Karena menyembunyikan buronan merupakan upaya menghambat atau menutupi proses penyelidikan terhadap keberadaan bersangkutan,” imbuhnya.

Cari dengan Ilmu Supranatural

LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menggelar sayembara untuk seluruh masyarakat yang menemukan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan Harun Masiku dengan hadiah iPhone 11. KPK merespons positif upaya tersebut.

“Kami menghargai partisipasi publik untuk bersama-sama mencari keberadaan tersangka Harun Masiku (DPO),” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Ali mengatakan saat ini pencarian terhadap Harun dan Nurhadi belum dihentikan. KPK dibantu polisi masih memburu keduanya.

“Hingga saat ini KPK tetap berkomitmen bersama dengan pihak kepolisian untuk segera menemukan keberadaan dan menangkap yang bersangkutan,” ujar Ali.

Seperti diketahui, banyak yang antusias dengan sayembara berhadiah iPhone 11 yang diselenggarakan LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) demi mendapatkan informasi keberadaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan mantan caleg PDIP Harun Masiku yang jadi buron KPK. Orang berilmu supranatural juga ikut mencari.

“Telah banyak pihak yang menghubungi MAKI untuk memastikan kebenaran Sayembara dikarenakan pihak-pihak tersebut tertarik hadiah dan juga pihak-pihak tersebut tetap ingin membantu penegak hukum,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam rilis kepada wartawan, Senin (17/2).

“Bahkan ada satu orang yang menyatakan akan berusaha mencari dengan ilmu supranatural. Kami sangat senang karena ternyata masyarakat antusias untuk ikut membantu penegakan hukum,” sambungnya. (mb/detik)

Pos terkait