Virus Corona Infeksi 78 Ribu Orang, Ini Daftar Negara Terdampak

Metrobatam.com,  Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menamai wabah asal China dengan nama Covid-19. Virus yang mulai menyebar akhir tahun lalu itu, kini telah menginfeksi sekitar 78 ribu orang.

Berikut adalah angka dan data terbaru terkait virus itu, yang didapat dari otoritas masing-masing pemerintah, Ahad (23/2).

Bacaan Lainnya

  • Di China Daratan telah dilaporkan setidaknya ada 2.442 kematian. Jumlah itu nyatanya juga masuk ke dalam 76.936 kasus kesehatan akibat virus di negara itu. Sebagian besar pasien terdampak ada di provinsi Hubei.
  • Hong Kong juga hingga kini juga melaporkan ada sekitar 69 kasus, dengan dua kematian.
  • Makau melaporkan 10 kasus.
  • Jepang menyatakan setidaknya ada 769 kasus terkait corona. Di mana setidaknya 634 pasien berasal dari kapal pesiar yang merapat di Yokohama. Dari jumlah tersebut, diketahui hingga kini ada tiga kematian akibat virus itu di Jepang.
  • Di Korea Selatan laporan pasien berjumlah 556 kasus, dengan lima kematian.
  • Singapura dilaporkan 89 kasus.
  • Beranjak ke Italia, 79 kasus telah terjadi, di mana ada dua kematian yang dilaporkan.
  • Di Amerika Serikat hingga kini disebutkan ada 35 kasus. Namun demikian, secara terpisah, satu warga AS dilaporkan meninggal di China.
  • Di negeri gajah putih, Thailand melaporkan 35 kasus. Meskipun belum ada korban jiwa, namun jumlah itu cukup besar untuk wilayah Asia Tenggara.
  • Di Timur Tengah, Iran menjadi negara terdampak paling parah, di mana ada 28 kasus, dengan enam kematian.
  • Taiwan ada sekitar 26 kasus dengan 1 kematian.
  • Australia dengan 23 kasus.
  • Malaysia 22 kasus.
  • Vietnam 16 kasus.
  • Jerman 16 kasus.
  • Prancis melaporkan 12 kasus dengan 1 kematian.
  • Uni Emirat Arab juga melaporkan ada 11 kasus.
  • Kerajaan Inggris, sembilan orang diketahui terdampak.
  • Di Kanada ada sembilan kasus.
  • Di Filipina, ada tiga kasus dengan satu kematian.
  • India juga melaporkan tiga kasus, meski tak ada yang meninggal.
  • Rusia melaporkan dua kasus.
  • Spanyol melaporkan dua kasus.
  • Lebanon, Israel, Belgia, Nepal, Sri Lanka, Swedia, Kamboja, Finlandia, dan Mesir disebutkan memiliki masing-masing satu kasus.

(republika/AP)

Pos terkait