Pembentukan Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi

Metrobatam.com, Batam – Pembentukan Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi bertempat di Aula Polres Bukittinggi yang dipimpin oleh Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, SIK.MH dan didampingi oleh Waka Polres Bukittinggi Kompol Indra Sandy Purnama Sakti, SIK bersama Kasat Binmas Polres Bukittinggi AKP Reddy Triananto, SH.MH.  Pada hari Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 09.40 WIB 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan diantaranya, Anggota Sat Binmas Polres Bukittinggi, Ketua LKAAM Kota Bukittinggi yang diwakili oleh Dewan Pertimbangan LKAAM Bukittinggi Inyiak Dt. Palimo, Ketua Himpunan Dai Mubaligh Yasril Ramadian Tk. Majo Kato dan pengurus, Perwakilan LKAAM Kec. MKS, Perwakilan LKAAM Kec. ABTB, Perwakilan HTT ,Perwakilan LMP (Laskar Merah Putih), Pewakilan Advokad Kota Bukittinggi, Perwakilan Ninik Mamak, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan lapisan masyarakat Kota Bukittinggi yang dapat bergabung menjadi anggota Pokdar kamtibmas

Bacaan Lainnya

Sususnan Pengurus Pokdar Kota Bukittinggi
– Ketua : Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan, SE
– Wakil Ketua I : Dewan Pertimbangan LKAAM Bukittinggi Inyiak Dt. Palimo
– Wakil Ketua II : E. Dt. Kampuang Dalam
– Sekretaris : Zulfauzi, S.H
– Wakil Sekretaris : Rahmi Gustila
– Bendahara : Antonius Didik Trianto
– Wakil Bendahara : Samsuri

Dalam sambutannya Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso, SIK.MH  mengatakan, Kamtibmas adalah singkatan dari Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, sebuah Organisasi Kemitraan Polri dengan anggota yang berasal dari seluruh lapisan / potensi masyarakat yang secara sukarela menunjukan kepeduliannya terhadap masalah – masalah Kamtibmas dan mentaati hukum dan perundang – undangan yang berlaku.

“Pokdar  Kamtibmas melakukan kegiatan – kegiatan pembinaan secara insentif terhadap kelompok remaja, pemuda dan warga masyarakat lainnya untuk pro aktif dalam pemetaan masalah, identifikasi terhadap masalah dan upaya pemecahan masalah serta pemeliharaan Kamtibmas di lingkungannya dengan pola Rembug Desa / Pekon berbasis kearifan lokal,” pungkasnya. (basa)

Pos terkait