Ribuan Umat Islam Bukittinggi-Agam Turun ke Jalan Tolak RUU HIP

Metrobatam.com, Bukittinggi – Ribuan umat Islam di Kota Bukittinggi dan Agam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) Bukittinggi -Agam turun ke jalan, gelar aksi dan silaturrahmi akbar dalam rangka menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Senin 27 Juli 2020.

Penyampaian aspirasi masyarakat Bukittinggi dan Agam di depan gedung DPRD kota Bukittinggi dihadiri oleh berbagai ormas diantaranya Laskar Merah Putih, Pemuda Pancasila, Laskar Mujahidin, serta tidak ketinggalan dari solidaritas Anak Nagari Gadut (SANG) dengan personel 45 orang. Dalam orasi yang disampaikan oleh ketua GNPF UI, tuntutan kita sepakat untuk menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila(RUU HIP) dan tetap menjaga keutuhan NKRI.

Bacaan Lainnya

Di lokasi terpisah saat ditemui peserta aksi Solidaritas Anak Nagari Gadut  (SANG) yang di ketuai oleh Rozy mengatakan, SANG juga ikut menolak RUU HIP ini, walau kami dari Agam, kami tetap peduli kepada persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semangat dari pemuda pemudi dari Gadut ini semoga dapat menjadi contoh dari organisasi pemuda lain,” ungkapnya.

Pada konfirmasi kepada ketua DPRD Kota Bukittinggi, Herman Sofyan di kantornya mengatakan, berjanji menyampaikan aspirasi dari masyarakat kota Bukittinggi dan sekitarnya untuk menolak secara tegas RUU HIP ini, dan menyatakan untuk menangkap oknum perancang RUU HIP, yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sementara itu pengaman yang dikondisikan oleh Polres Bukittinggi terdiri dari 104 personel ujar Kompol Partahian Pane selaku Kabag Ops Polres Bukittinggi. (Basa)

Pos terkait