DPRD Kepri Ajak Semua Pihak Bersinergi Atasi Dampak Musibah Akibat Cuaca Ekstrem

  • Whatsapp
Raden Hari Tjahyono saat melakukan kunjungan ke korban musibah angin kencang dan ombak tinggi di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Amar Kota Batam, Kepulauan Riau.
banner 468x60

Metrobatam.com, Batam – Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau Raden Hari Tjahyono meminta semua pihak bersinergi untuk mengatasi dampak cuaca ekstrem di Provinsi Kepulauan Riau. Curah hujan yang disertai angin kencang telah merobohkan sebagian perumahan warga di pesisir bahkan di dua kota Tanjungpinang dan Batam saat ini terendam banjir serta banyak warga yang perlu diselamatkan.

“Awal tahun 2021 ini musibah bertubi-tubi dialami oleh masyarakat di Kepri, di Batam angin kencang membawa kapal tongkang menabrak rumah masyarakat di Kelurahan Tanjunguma, saya juga baru mengunjungi warga di kelurahan batu merah Kecamatan Batu Ampar yang rumahnya roboh diterjang ombak. Disamping itu, di perkotaan juga ada banjir Batam dan Tanjungpinang banyaknya rumah di pesisir pulau yang tenggelam tentu kita semua harus membuka mata dan bersinergi mengatasi hal ini semua,” kata Raden Hari Tjahyono saat melakukan kunjungan ke korban musibah angin kencang dan ombak tinggi di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Amar Kota Batam, Kepulauan Riau.

Bacaan Lainnya

Menurut politisi PKS ini, di Tanjungpinang sudah dibentuk Tim Reaksi Cepat PKS yang sudah bergerak dan bekerja untuk membagikan nasi bungkus dan pakaian layak pakai.

“Saya mendapatkan informasi dari TRC PKS di Tanjungpinang sudah 750 nasi bungkus dan paket pakaian layak pakai dibagikan untuk warga perumahan terdampak banjir di beberapa titik di lokasi Tanjungpinang di medsos juga kita perhatikan kendaraan roda dua dan empat terendam banjir,” jelas Raden Hari Tjahyono.

Tentu, tambahnya, ini persoalan serius untuk ditangani bersama dan butuh sinergi.

“Ini tentu bukan hanya tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Kepri saja tapi mari bersama kita bersinergi dan bekerjasama mengatasi persoalan dampak cuaca ekstream di Kepri seperti rumah roboh akibat terjangan ombak dan perumahan yang terendam banjir, kita perlu mengambil langkah cepat utamanya dalam menangani warga terdampak,” tutup Raden Hari Tjahyono. (Bdi)

  • Whatsapp

Pos terkait