bright PLN Batam Raih Piagam Penghargaan dari Kemnaker RI

METROBATAM.COM. BATAM – bright PLN Batam baru saja mendapat apresiasi berupa penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja RI sebagai salah satu perusahaan yang menerapkan program pencegahan dan penanggulangan (P2) Covid-19 di tempat kerja dengan kategori Platinum.

Piagam penghargaan diserahkan oleh Buktirantau, S.T, M.M, dari UPT Wasnaker Kota Batam , Dinas tenaga kerja Provinsi Kepri dan diterima langsung oleh Dirut bright PLN Batam Nyoman S Astawa didampingi oleh Direktur Keuangan dan SDM Khairul Amri serta EVP HSE Mujiono, pada Kamis (26/06) bertempat di kantor Korporat bright PLN Batam.

Bacaan Lainnya

Pemberian penghargaan tersebut berdasar atas total nilai yang didapat bright PLN Batam yaitu dengan nilai  lebih dari (˃85) sehingga mendapat peringkat atau pencapaian Platinum dengan tingkat pelaksanaan tinggi, sesuai kriteria penilaian berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja nomor: 5/20/AS.02.02/III/2021 Tentang Pedoman Pemberian Penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja.

Buktirantau menyampaikan, bahwasanya indikator atau kriteria penilaian penghargaan antara lain perusahaan mempunyai kebijakan program untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19, melakukan sosialisasi kebijakan tersebut di tempat kerja,melaksanakan SOP pencegahan dan penanggulangan Covid-19,pengalokasian dana khusus untuk program pencegahan dan penanggulangan Covid-19, perusahaan mempunyai program CSR untuk masyarakat terdampak Covid-19.

“Dengan penerimaan penghargaan ini kami sangat berterima kasih  dan menjadi pengingat sekaligus  pelecut kami untuk mempertahankan atau meningkatkan program penanggulangan Covid-19 di lingkungan PLN Batam”, sambut Nyoman saat menerima penghargaan.

Lebih lanjut Buktirantau menyampaikan bahwa PLN Batam adalah salah satu dari 21 perusahaan yang menerima penghargaan di Provinsi Kepri.

“Semoga perusahan lain dapat menyusul sehingga program pemerintah untuk vaksinasi secara massal dapat terealisasi dengan cepat”, tutup Buktirantau. (**)

Pos terkait