Vaksinasi Lapas Kelas II A Bukittinggi Disambuat Antusias Warga Binaan

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi hari ini selasa, 13 juli 2021 menyelenggarakan kegiatan vaksinasi covid-19 yang diikuti oleh 600 lebih orang warga binaan.

Selain merujuk kepada Surat Perintah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Nomor: PAS.UM.01.01-42 tanggal 16 Juni 2021 tentang koordinasi untuk akses Vaksinasi Covid-19 bagi Petugas Pemasyarakatan dan Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kepada Pemda setempat.

Bacaan Lainnya

Kegiatan vaksinasi ini juga dalam upaya mendukung program pemerintah memutus rantai penyebaran covid-19 yang belakangan ini semakin mengkhawatirkan semua pihak.

Bekerja sama dengan Pemko Bukittinggi, Kejari Bukittinggi, Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, kegiatan vaksin kali ini disejalankan dengan Peringatan HUT Adhiyaksa Dharma Karini XXI tahun 2021 dimana memiliki tujuan untuk mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju.

Hadir secara langsung Wali Kota Erman Safar, Kepala Pemasyarakatan Lapas kelas IIA, Marten, Kanwil Kemenkumham Sumatera Barat Andika Prasetya, didampingi Kepala Kejari Kota Bukittinggi Sukardi, serta Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Dr Vera, dalam kunjungan ini Kakanwil Sumatera Barat memberikan apresiasi kepada Lapas Kelas IIA Bukittinggi dengan diadakannya kegiatan vaksin ini.

Andika Prasetya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Bukittinggi atas suksesnya penyelenggaraan vaksinasi ini, serta Dinkes Kota Bukittinggi yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, merupakan langkah kongkret dalam upaya pencegahan penyebaran virus covid-19.

“Dengan diadakannya vaksin ini dapat meningkatkan imunitas seluruh warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIA Bukittinggi,” harapannya.

Dengan adanya vaksinasi ini diharapkan akan ada herd imunity yaitu kekebalan kelompok yaitu suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik infeksi sebelumnya, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi “, jelas Andika

Kegiatan Vaksinasi ini dilaksanakan 3 Hari di Lapas Kelas IIA Bukittinggi, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 memakai masker dan menjaga jarak dan dilengkapi dengan Sarana prasarana penunjang Handsanitizer. (Basa)

Pos terkait