Uba Ingan Sigalingging Dorong Warga Baloi Kolam Kembangkan Kerajinan Tangan dari Eceng Gondok

Keterangan Gambar: Anggota Komisi I DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging (kanan), menyerahkan bahan kerajinan tangan eceng gondok kepada peserta pelatihan tanda dibuka pelatihan kerajinan tangan, di Meeting Room Hindia 2 Golden Bay Hotel, lantai 6, Bengkong, Batam, Jumat (15/10/2021). Foto/Ilh4m/METROBATAM.COM

METROBATAM.COM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau (Kepri), Uba Ingan Sigalingging, dorong warga Baloi Kolam RW 016, Kelurahan Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota, Batam, lebih kreatif dan produktif dalam mengembangkan kemampuan bidang keterampilan tangan.

Hal tersebut disampaikan Uba Ingan Sigalingging saat membuka langsung Pelatihan Kerajinan Tangan Eceng Gondok program Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dilaksanakan oleh Yayasan Berkah Bersatu, di Meeting Room Hindia 2 Golden Bay Hotel, lantai 6, Bengkong, Batam, Jumat (15/10/2021).

Bacaan Lainnya

Bung Uba, sapaan akrabnya, mengatakan, kegiatan tersebut perlu dilakukan, mengingat situasi saat ini sedang sulit akibat pandemi Covid-19, sehingga sangat perlu dilakukan adanya upaya untuk mengembangkan kemampuan dalam bentuk pelatihan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Berkah Bersatu yang telah melaksanakan pelatihan kerajinan tangan dengan bahan eceng gondok ini. Kami mengusulkan program ini, agar ibu-ibu rumah tangga produktif lebih bisa mengembangkan kemampuannya dalam bentuk pelatihan,” kata Bung Uba kepada media ini, usai membuka pelatihan kerajinan tangan eceng gondok.

Lebih lanjut, Bung Uba mengatakan bahwa, selain pelatihan kerajinan tangan eceng gondok, pihaknya ke depan akan memprogramkan pelatihan-pelatihan lainnya yang dianggap penting untuk meningkatkan produktivitas ibu-ibu rumah tangga di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Kita tahu sendiri, situasi saat ini sedang sulit untuk lapangan pekerjaan. Nah dengan adanya pelatihan ini (kerajinan tangan eceng gondok), maka ibu-ibu bisa produktif dan bisa memberikan manfaat terutama dari segi usaha kecil dan menengah (UKM),” ujarnya.

Bung Uba menilai, pelatihan yang digelar tersebut berbasi masyarakat bukan berbasis badan usaha. Maka dari itu, ia berharap bisa menjadi contoh untuk penguatan kelompok-kelompok masyarakat terutama para ibu-ibu rumah tangga, baik di tingkat Rukun Tetangga (RT) maupun tingkat kelurahan.

“Kami berharap ke depannya, untuk pelatihan tingkat berikutnya, sehingga mahir dan betul-betul membantu menghasilkan produk yang bisa dipasarkan tingkat internasional dan bernilai ekspor. Seperti membuat tas dan kerajinan lainnya,” katanya.

Ia mengatakan, untuk pelatihan tahun ini difokuskan di empat kecamatan terlebih dahulu, yakni Batam Kota, Lubukbaja, Bengkong, dan Batuampar. Ke depannya, lanjut Bung Uba, akan dilaksanakan di daerah Batuaji dan berkesinambungan.

“Saya berharap kepada ibu-ibu yang mengikuti pelatihan pada hari ini bisa mengambil manfaat semaksimalnya. Karena pelatihan ini sudah difasilitasi dan inilah kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang secara produktif yang ke depan bisa menghasilkan secara ekonomi. Jadi tujuan kita bukan hanya untuk pelatihan yang sekedar dipajang begitu saja, tetapi memang bisa dijual dan bisa dikembangkan hingga ditingkat industri,” harapnya.

Sementara, di lokasi yang sama, Sekretaris Yayasan Berkah Bersatu, Muhammad Najmuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan kepada Yayasan Berkah Bersatu untuk menjadi pelaksana dan penyelenggara kegiatan pelatihan kerajinan tangan bahan Enceng Gondok.

“Harapan kami, semoga kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada Ibu-ibu rumah tangga dalam mengembangkan karya dan usahanya untuk membantu ekonomi dalam rumah tangga,” kata Ahmad, sapaannya.

Ia berharap dengan pelatihan kerajinan tangan ini bisa memberikan inovasi dan kreasi sehingga dapat membantu menopang ekonomi keluarga.

Adapun kegiatan itu diikuti sebanyak 32 peserta tenaga terampil yang di dominasi oleh para ibu-ibu rumah tangga, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Pantauan di lokasi, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan penampilan tari persembahan Sekapur Sirih dari Sanggar Seni dan Budaya Tuah Serantau.

Pelatihan tersebut mengangkat tema Kreativitas Rumah Tangga, Bangkitkan Ekonomi Kepri. Adapun kegiatan ini menghadirkan Pelatih Kerajinan Tangan Eceng Gondok, Isna. (Ilh4m)

Pos terkait