Beli Alat Berat Pakai Cek Kosong di Tanjungpinang, Pelaku Ditangkap Polisi

pria inisial (HD) 33 tahun pelaku penipuan dan atau penggelapan

METROBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Polsek Tanjungpinang Timur berhasil mengamankan seorang pria inisial (HD) 33 tahun pelaku penipuan dan atau penggelapan di Tanjungpinang, Kepri. Kamis (23/03/2021).

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Adam Yuizar Sasono, membenarkan bahwa adanya dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang dilakukan oleh pria tersebut.

Adapun kronologis kejadian penipuan tersebut adalah kejadian bermula pada hari Rabu tanggal 23 November 2022 sekira pukul 10.00 WIB yang mana pelapor sedang berada di kantor PT. Alfendo Jalan W.R Supratman km.14 Kelurahan Pinang Kencana Kota Tanjungpinang. Pelapor didatangi oleh saudara (HD) dan dia ingin membeli 1 unit alat berat merk Hitachi warna orange seri ZX 200 nomor mesin 6BG-1-246635 nomor rangka AUJ-009063.

Kemudian, terjadilah kesepakatan saudara (HD) membeli dengan harga sebesar Rp 380.000.000 juta, yang mana pelapor melakukan pembayaran dengan memberikan 2 lembar cek kontan bank OCBC NISP masing-masing dengan jumlah Rp 190.000.000 juta tertanggal 23 Desember 2022 dan tertanggal 23 Januari 2023. Sekira pukul 15.00 WIB, pelapor mengirimkan 1 unit alat berat tersebut melalui pelabuhan Kampung Bulang dengan tujuan Kota Batam atau tempat saudara (HD) tersebut.

Bacaan Lainnya

Lalu, di tanggal 23 Desember 2022 saat pelapor akan melakukan pencairan atau penarikan dana cek kontan, ternyata cek tersebut tidak dapat dilakukan. Pelapor menghubungi saudara (HD), tersangka memberikan alasan dan janji-janji yang tidak tepat. Selanjutnya, untuk cek kontan tanggal 23 Januari 2023 pelapor melakukan pencairan dana namun tetap tidak bisa dilakukan penarikan.

Pada tanggal 26 Januari 2023 pelapor mencoba menghubungi saudara HD dan hendak melihat alat tersebut ternyata saudara HD mengatakan 1 (satu) unit alat berat tersebut telah berada di tangan orang lain.

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 450.000.000 juta dan melaporkan kkejadian tersebut ke Polsek Tanjungpinang Timur,” jelas Kapolsek Tanjungpinang Timur.

“Setelah melalui rangkaian proses penyidikan dan penyelidikan, maka Polsek Tanjungpinang Timur mendapat kesimpulan bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP yang dilakukan oleh tersangka inisial (HD),” ungkap Kapolsek Tanjungpinang Timur.

Kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui segala perbuatannya telah melakukan penipuan dan atau penggelapan kepada saudara (BD).

“Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka guna melengkapi proses penyidikan diterbitkan surat penangkapan dan berita acara penangkapan,” tutup Kapolsek Tanjungpinang Timur. (tbnews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *