Aksi Cepat Polisi Gagalkan Dugaan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan 1 Barelang

Respon Cepat Personil Pos Pam Jembatan 1 Barelang Gagalkan Dugaan Percobaan Bunuh Diri Seorang Perempuan

METROBATAM.COM, BATAM – Personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Jembatan 1 Barelang menunjukkan respons cepat dalam menangani seorang perempuan yang diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri di kawasan Jembatan 1 Barelang, Kamis  malam.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 19.30 WIB, ketika seorang perempuan berinisial C (21) memesan ojek online dari wilayah Bengkong menuju Jembatan Barelang. Dalam perjalanan, pengemudi ojek online mendengar korban berbicara melalui telepon dengan kondisi emosional tidak stabil, disertai tangisan dan pernyataan agar dirinya tidak dicari.

Merasa situasi tersebut berpotensi darurat, pengemudi kemudian membawa korban ke Pos Pam 909 K Square untuk meminta bantuan. Petugas di lokasi sempat melakukan pendekatan persuasif dan mengimbau korban agar tidak melanjutkan perjalanan. Namun, korban tetap bersikeras menuju Jembatan Barelang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Pam Jembatan 1 Barelang segera meningkatkan kewaspadaan. Sekitar pukul 20.22 WIB, saat ojek online yang membawa korban melintas di depan Pos Pam, petugas langsung menghentikan kendaraan dan mengamankan korban bersama pengemudi untuk dibawa ke pos pengamanan.

Bacaan Lainnya

Di lokasi, petugas kepolisian melakukan pendekatan humanis melalui komunikasi persuasif guna menenangkan kondisi psikologis korban. Selain itu, pihak kepolisian juga segera menghubungi keluarga dan rekan korban untuk datang memberikan dukungan.

Kepala Pos Pam Jembatan 1 Barelang, Iptu Anwar Aris, yang juga menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Sagulung, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kesigapan dan koordinasi antar personel di lapangan.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan jiwa. Berkat respon cepat anggota, korban berhasil diamankan dan dibujuk untuk mengurungkan niatnya,” ujarnya.

Setelah dilakukan penanganan, korban akhirnya berhasil diyakinkan untuk tidak melanjutkan aksinya. Situasi di kawasan Jembatan 1 Barelang pun tetap aman dan kondusif. Selanjutnya, korban diserahkan kepada rekan-rekannya untuk dipulangkan ke kediaman keluarga di wilayah Bengkong Sadai.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam merespons cepat potensi gangguan keamanan serta menjaga keselamatan warga. (**)

Pos terkait