BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Dalam semangat mempererat silaturahmi dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar kegiatan Tadarus Al-Qur’an bersama Himpunan Da’i dan Muballigh Kota Bukittinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (18/03) di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi.
Kegiatan tadarus merupakan agenda keagamaan rutin Pemerintah Kota Bukittinggi setiap bulan Ramadhan sebagai wujud komitmen dalam memperkuat nilai spiritual dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias, Wakil Wali Kota H. Ibnu Aziz, unsur tokoh masyarakat, Prof. Dr. H. Yulius, S.H., M.H.
(Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia) serta pengurus dan anggota Himpunan Da’i dan Muballigh Kota Bukittinggi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bukittinggi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para da’i dan muballigh yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih aktif menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya di bulan suci Ramadhan. Melalui Program Surau Gemilang, kami juga mengajak para ustadz dan buya untuk bersama-sama merangkul generasi muda agar lebih mencintai masjid,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama dalam mewujudkan Bukittinggi sebagai kota yang religius dan berakhlak.
Sementara itu, Ketua Himpunan Da’i dan Muballigh Kota Bukittinggi, Ustadz Khairunnas Tuangku Shaleh, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Bukittinggi.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat peran dakwah dalam membimbing umat. Kami siap mendukung penuh Program Surau Gemilang sebagai gerakan bersama dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan aspirasi terkait kebutuhan seragam dan sekretariat bagi para da’i dan muballigh. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bukittinggi menyambut positif dengan menginstruksikan kepada bagian kesejahteraan rakyat untuk menyiapkan anggaran pengadaan seragam berupa setelan jas bagi anggota Himpunan Da’i dan Muballigh Kota Bukittinggi.
Kebijakan tersebut disambut antusias oleh para peserta yang hadir dan diharapkan semakin memperkuat semangat dakwah serta kebersamaan antara pemerintah dan tokoh agama.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan masyarakat serta memperkuat karakter kota yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (Syafrial/basa)














