oleh

10 Motor Viar Angkut Sampah Masih Terbengkalai di TPA KM 14

Metrobatam.com,Tanjungpinang – Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tanjungpinang ternyata belum memfungsikan 10 kendaraan angkut sampah jenis viar, yang seharusnya sudah dibagikan kepada masyarakat Kota Tanjungpinang.

Berdasarkan pantauan metrobatam.com saat menyambangi gudang penyimpanan kendaraan angkut sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir), Kilometer 14 Uban, Kota Tanjungpinang, Rabu(27/4), masih terlihat sebanyak 10 kendaraan jenis Viar roda tiga tersimpan di gudang.

Kondisi ini jelas bertolak belakang dengan pernyataan dari Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Kota Tanjung Pinang, Ir Armazuar Amal ketika ditanya beberapa waktu lalu tentang terbengkalainya kendaraan angkut sampah tersebut. saat itu, pejabat ini mengatakan akan segera memfungsikan kendaraan tersebut untuk mengangkut sampah secepatnya. “Kami akan bagi kan kendaraan tersebut secepatnya,”Kata Armazuar beberapa waktu lalu.

Ironisnya sampai saat ini kendaraan pengangkut sampah yang dibeli dengan anggaran APBD Kota Tanjung Pinang 2014 dibiarkan terbengkalai begitu saja. Ketika dikonfirmasi melalui media telepon Armazuar, tidak menjawab.

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, membidangi masalah hukum, Beni, SH, MH mengkritik keras kebijakan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang yang mengandangkan puluhan truk pengangkut sampah.

Beni menilai bahwa ada indikasi kesengajaan menelantarkan dan tidak merawat kendaraan alat angkut sampah yang dianggarkan pada tahun 2014 tersebut. “Alat angkut sampah itu harus dimanfaat dan dikasih ke masyarakat. Untuk apa dibeli banyak-banyak kalau untuk disia-siakan,”ujarnya setengah bertanya kepada metrobatam.com, Kamis(14/4) lalu.

Beni menilai pandangan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang tidak terstruktur dengan baik dan terkesan tidak mengerti tentang planning atau perencanaan awal. “Ya kalau tak tau perencanaan, nggak usah buat hal seperti itu. Seharusnya pemerintah harus matang planingnya, kan kelihatan nggak bercus,” ujarnya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan dinilai telah melakukan pembiaran terhadap kendaraan angkut sampah berupa 10 truk, 29 viar sampah, dan 20 puluh truk sampah. Alat-alat pengangkut sampah tersebut disimpan di dekat tempat pembuangan akhir di KM 14 Uban, Kota Tanjungpinang. (Budi Arifin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed