Ketua OB dan Walikota Batam Janji Bersinergi Bangun Batam

Foto : Muhammad Rudi, Walikota Batam dan Hatanto Reksodiputro, Kepala BP Batam saat melakukan konfrensi pers beberapa waktu lalu.

Metrobatam.com, Batam – Wali Kota Batam Kepulauan Riau Muhammad Rudi mengajak pimpinan Badan Pengelolaan Kawasan Batam yang baru untuk bersinergi dalam membangun kota, dan melupakan kejadian di masa lalu.

“Saya titip, Kepala BP Batam yang baru, yang sudah datang di Batam, mari kita jaga hubungan yang baik,” kata Wali Kota Muhammad Rudi di Batam.

Read More

Segala tumpang tindih wewenang antara dua lembaga pemerintah itu akan segera selesai, sehingga kedua lembaga bisa fokus dan bersinergi membangun.

Ia mengatakan tim teknis segera bekerja selama enam bulan untuk merumuskan tugas dan wewenang masing-masing lembaga. Wali Kota mendelegasikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah untuk duduk di tim teknis bersama 10 orang perwakilan dari berbagai kementerian, TNI, Polri, Gubernur dan DPRD Kepri.

“Jadi bulan Oktober, sudah selesai semua,” kata dia.

Direncanakan, BP Batam mengurus semua perijinan di Kawasan Ekonomi Khusus Batam, sedangkan Pemkot Batam mengurus semua hal di luar itu.

“BP Batam diberikan tugas, bagaimana mengembangkan Batam. Kalau ini jalan, semua masyarakat Batam bisa sejahtera,” ujarnya.

“Saya ingin Batam seperti dulu lagi. Presiden sudah mengingtruksikan, harus mengembangkan ekonomi,” tegasnya.

Memang, lokasi KEK di Batam hingga saat ini belum jelas, namun ia optimis, Menko Perekonomian segera mengumumkannya.

Seperti di era BJ Habibie memimpin Batam, akan ditetapkan wilayah untuk industri, pemukiman, pariwisata dan sebagainya, maka nanti Batam pun akan begitu.

“Yang disampaikan, Batam tempat investasi. Tapi di mananya, belum jelas. Waktu Pak Habibie jelas. Mana tempat investasi, mana pariwisata. Ke depan, Menko menyiapkan hitam diatas putih, mana saja KEK,” tuturnya.

Sumber Antara

Related posts