Nurdin Ajak Pengusaha Tiongkok Investasi di Natuna, Ini Jawabannya..

  • Whatsapp
banner 468x60

Metrobatam.com, Batam – Pemerintah Provinsi Kepri menjanjikan kemudahan berusaha bagi investor yang akan menanamkan modalnya di  Kepri. Saat ini, Pemprov Kepri menjanjikan insentif perbaikan sistem, reformasi birokrasi dan deregulasi aturan.

Pemerintah meyakini langkah ini dapat merangsang investor masuk ke Kepri. “Semakin banyak investasi masuk, dapat meningkatkan kesejahteraan kita disini,” kata Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat bertemu pengusaha asal Tiongkok di i Hotel, Rabu (11/5).

Bacaan Lainnya

Komitmen ini tidak main. Ia juga membuka lebar-lebar pintu kantornya jika ada pengusaha yang mengalami masalah. “Komitmen saya jelas, jika ada masalah, kita akan sama-sama carikan solusi yang terbaik kepada bapak ibu selaku pengusaha,” tegasnya.

Tak melulu soal aturan, Nurdin juga menawarkan investasi di Natuna, Anambas dan Lingga (NAL) kepada para pengusaha tirai bambu tersebut. Tiga kabupaten ini,kata Nurdin menyimpan potensi yang luar biasa. Mulai dari pariwisata, agrikultur, hingga kemaritiman.

Merespon ajakan ini, Ketua Eksekutif Asosiasi Pengusaha Tiongkok Kepri Indonesia (APTKI) Kepri Li Guang Jin berjanji untuk menjajaki investasi di tiga daerah tersebut. Sejauh ini sudah ada 45 perusahaan dalam asosiasi ini dan  semuanya telah berinvestasi di Kepri. “Tentunya dengan beragam lini bisnis yang tersebar di Kepri ini,” kata Li.

Dengan adanya kemudahan-kemudahan yang ditawarkan ini, Li percaya kedepan akan banyak investor Tiongkok yang masuk ke Kepri. “Kami juga meminta kepada masyarakat untuk sama-sama menciptakan suasana kondusif di Kepri ini,” pungkas Li. Asosisasi Pengusaha Tiongkok Kepri Indonesia ini sudah berdiri sejak 8 September 2015 lalu. (mb/kepriprov)

  • Whatsapp

Pos terkait