THR Belum Kunjung Cair, Pasukan Orange Serbu Kantor Walikota Batam

Metrobatam.com, Batam – Gara-gara gaji ke-13 sebagai uang Tunjangan Hari Lebaran (THR) belum juga dibayarkan, ratusan petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam menyerbu Kantor Wali Kota. Mereka meminta Walikota Batam segera mengambil kebijakan untuk membayarkan tunjangan tersebut.

Ratusan petugas kebersihan ini secara bergelombang datang sejak pukul 9.00 WIB di Kantor Walikota Batam Centre dengan menaiki mobil pickup dan truk sampah bertuliskan Dinas Kebersihan Kota Batam. Petugas kebersihan yang dikenal dengan sebutan Pasukan Baju Orange ini memarkir kendaraannya disepanjang jalan di depan Walikota.

Bacaan Lainnya

Truk-truk berisi sampah itu mereka parkir berjejer dari dari jalan depan Masjid Raya hingga kantor Walikota Batam. Aroma sampah yang mereka bawa sangat menyengat sehingga banyak pengendara yang lewat tutup hidung.

Meski telah hampir tiga jam menggelar aksi, tepatnya hingga pukul 12.00 WIB, belum ada jawaban dari Walikota Batam tentang tuntutan mereka. Petugas kebersihan sabar menunggu perwakilan mereka yang tengah melakukan pertemuan dengan walikota Batam.

Menurut salah seorang petugas kebersihan yang berhasil diwawancarai Metrobatam.Jika Walikota Batam tidak bisa memberi kepastian kapan THR mereka dibayarkan maka mereka mengancam akan mogok kerja. Bahkan mereka juga mengancam akan membuang sampah-sampah yang ada ditruk di halaman kantor walikota.

“Kami minta pak Rudi menjawab permintaan kami. Hanya uang itu yang kami harapkan untuk kebutuhan lebaran ini. Bagaimana kami mau Lebaran. Tolonglah mengerti kesusahan kami petugas sampah ini,” ujar ibu paruh baya, petugas kebersihan yang mengaku bertugas membersihkan jalan di sepanjang Bengkong, Kamis (30/6).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil pertemuan antara perwakilan dari petugas kebersihan dengan wali kota. (iswandi)

Pos terkait