2017, First Media Akan Kembangkan Sayapnya Di Batam dan Medan

Metrobatam.com – Setelah membuka layanan First Media ke Malang pada pertengahan tahun ini, PT Link Net Tbk akan memperluas layanan ke Medan dan Batam mulai tahun depan.

Presiden Direktur First Media Irwan Djaja menuturkan, saat ini First Media sudah melewati jaringan rumah sebanyak 1,8 juta home pass. Sebaran terbesar pelanggan ada di kota-kota besar seperti Jabodetabek, dan di Surabaya termasuk Gresik dan Sidoarjo.

Read More

“Kami merambat ke Malang dan Bali, utamanya (di Bali) untuk klien hotel, enterprise. Ke depan, kami juga kembangkan Batam dan Medan, jadi memang ter-cover lebih luas,” kata Irwan di Jakarta, Senin (5/12) kemaren.

Dalam tiga tahun terakhir, kata Irwan penambahan jaringan home pass mencapai 200.000-250.000 jaringan per tahun. Dengan pertumbuhan minimal sama, diharapkan pada 2017 jaringan First Media sudah mencapai 2 juta home pass.

Menurut Irwan, potensi bisnis televisi berbayar (pay tv) di Indonesia masih terbuka sangat lebar.

Perkiraan Irwan, dengan asumsi satu rumah terdiri dari empat-lima orang, maka ada potensi 60 juta home pass yang bisa dilayani.

“Saat ini cuma dilayani dua-tiga juta home pass. Tentunya pasar masih sangat lebar,” kata Irwan.

Hingga September 2016 lalu, pendapatan First Media sudah tumbuh 15 persen dibandingkan periode sama 2015. Adapun laba bersihnya tumbuh 28 persen.

Sebagai informasi, tahun ini First Media mengincar pendapatan hingga Rp 2,8 triliun. Adapun kontribusi terbesar (84 persen) berasal dari pelanggan ritel (residensial).

Pada tahun depan, Irwan mengatakan, perusahaan menargetkan pertumbuhan sama dengan tahun ini.

“Untuk modal, kami fokus pada internal cash dulu. Tetapi, kami lihat peluang pertumbuhan, apakah perlu pinjaman atau dari pasar modal melalui rights issue,” kata Irwan. (MB/Kompas)

Related posts