oleh

Al Khaththath Ditangkap, Polri: Pasti Ada Alat Bukti

Metrobatam, Jakarta – Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al Khaththath ditangkap oleh pihak kepolisian pada pagi hari tadi. Pihak kepolisian, mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan bukti yang cukup.

“Penyidik ada alat bukti. Enggak juga (berkaitan dengan aksi 313), pas lagi ada alat bukti, punya alat kuat,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli kepada wartawan di Pos Pengamanan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (31/3).

Boy mengatakan kasus ini berbeda dengan kasus yang menjerat Firza Husen, dan Ahmad Dhani. “Ini penyelidikannya beda,” ujar Boy.

Polri mengatakan, penyelidikan kasus dugaan pemufakatan makar itu dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Polda Metro akan memeriksa Al Khaththath dan empat orang lainnya. “Itu diperiksa oleh Polda Metro, nanti dari Pak Argo (Kabid Humas Polda Metro Jaya) memberi keterangan. Diperiksa oleh penyidik Polda,” ucap Boy.

Boy menegaskan, penangkapan dilakukan karena pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh Al Khaththhath dan kawan-kawannya. Namun belum jelas pertemuan mana yang dimaksud. “Pertemuan yang perlu diperhatikan, diamati,” kata Boy.

Di tempat terpisah, Argo mengatakan sudah menangkap lima orang dalam dugaan permufakatan makar. Lima orang yang ditangkap sedang diperiksa di Mako Brimob. “Lima orang yang diamankan yaitu ZA, IR, MAK, VN, MFS,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

Lepaskan Jika Tak Ada Bukti
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, meminta polisi untuk segera melepaskan Al Khaththath apabila tidak ada bukti.

“Ya menurut saya harus segera dilepaskan kalau tidak ada bukti-bukti, apalagi tuduhannya makar. Jangan seperti pada 212 dulu, tuduhannya makar tapi tidak jelas statusnya,” ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/3).

Fadli berharap, penangkapan Al-Khaththath jangan sampai menjadi upaya untuk memundurkan proses demokrasi di Indonesia. Menurut dia, demonstrasi adalah hak setiap warga Indonesia.

Selain itu, politikus Gerindra itu menyebut Indonesia bukan negara kekuasaan. Jangan sampai ada upaya menakut-nakuti masyarakat yang ingin berdemo.

“Ya ini kan bukan negara kekuasaan, kecuali ada pelanggaran. Selama ini demonstrasi berjalan relatif baik dan damai, tidak ada hal-hal yg luar biasa. Tetapi kalau ada usaha menakut-nakuti orang yang mau berdemonstrasi, ini saya kira sedang ada upaya memundurkan demokrasi kita,” tuturnya.

Gelar Pertemuan Tertutup
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah perwakilan massa Aksi 313 di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (31/3).

Pertemuan digelar berbarengan dengan massa yang tengah berorasi di sekitaran Patung Kuda. Sebelum menggelar pertemuan tertutup, Wiranto meminta massa Aksi 313 menjaga ketertiban. Pemerintah, kata Wiranto, tak pernah melarang masyarakat untuk menggelar demo.

“Boleh demonstrasi, tapi tetap jaga ketertiban,” kata Wiranto di kantornya.

Perwakilan pendemo yang bertemu dengan Wiranto diantaran adalah Amien Rais, Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam, Ustad Sambo, Habib Alkaf, Habib Muhammad, Ustad Edi, Ustad Zakir Husain, Abbe Muhambar dan TB M. Shiddiq.

Wiranto sebelumnya sempat mengecek langsung kesiapan pengamanan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Jalan tersebut merupakan salah satu akses menuju Istana Merdeka.

Wiranto keluar dari kantornya sebelum Salat Jumat. Ia bersama jajarannya melihat pengamanan menuju Istana Merdeka. Jalan Medan Merdeka Barat sendiri sudah ditutup rapat menggunakan beton pembatas jalur busway dan kawat berduri.

“Tadi Pak Wiranto keluar melihat pagar pembatas. Dia keluar sebelum jumatan,” kata Ali (39), petugas taman Patung Kuda, yang melihat langsung Wiranto melihat kondisi lapangan.

Pengamanan di areal silang Monas diperketat untuk mengantisipasi massa Aksi 313 yang bergerak dari arah Patung Kuda agar tak merangsek masuk sampai depan Istana Merdeka.

Pantauan CNNIndonesia.com di lapangan, beton dan kawat berduri tersebut membentang menutup penuh jalan menuju ke Istana Merdeka, begitupun sebaliknya.

Ratusan peserta aksi berkumpul di sekitaran Bundaran Patung Kuda. Tenda-tenda makanan dan medis pun sudah didirikan untuk menyokong logistik massa Aksi 313. (mb/detik/cnn indonesia)

News Feed