Polisi Tangkap Pimpinan Aksi 313 Al-Khaththath atas Tuduhan Makar

Metrobatam, Jakarta – Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath ditangkap aparat kepolisian, Kamis malam (30/3). Informasi tersebut dikonfirmasi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono.

“Benar (ditangkap) atas tuduhan makar,” kata Argo kepada CNNIndonesia.com.

Bacaan Lainnya

Saat ini, Al-Khaththath berada di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk menunggu menjalani pemeriksaan. “Sedang menunggu di Mako Brimob. Masih menunggu pengacara untuk diperiksa,” ujar Argo.

Sejumlah pengacara dari Tim Pengacara Muslim sedang menunju Mako Brimob untuk mendampingi sang ustaz.

Al-Khaththath merupakan Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) yang juga memimpin aksi 313, yang akan digelar Jumat hari ini. Al-Khaththath telah menggelar konferensi pers terkait Aksi 313.

Al-Khaththath menyerukan agar umat Islam hadir dalam aksi untuk menuntut Basuki Tjahja Purnama (Ahok) agar dijebloskan ke penjara terkait penodaan agama.

Selain Al Khaththath, salah satu yang ditangkap adalah seorang pria bernama Diko, yang merupakan mantan suami Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti. “Diko ini mantan suaminya Mimah Susanti Ketua Bawaslu,” tandas Argo.

Argo mengatakan, kelima orang tersebut ditangkap di lokasi berbeda pada pagi tadi. Saat ini kelimanya masih diperiksa intensif di Markas Komando Korps Brimob Kelapa Dua, Depok.

Sebelumnya Ketua MUI KH Ma’ruf Amin mengatakan, sebenarnya sudah tidak perlu lagi melakukan aksi demonstrasi, termasuk aksi yang digelar pada Jumat (31/3) siang ini. Menanggapi hal ini, Al-Khaththath mengatakan sudah mendengar pernyataan Ma’ruf Amin dari televisi.

Al-Khaththath beranggapan, maksud dari pernyataan Rais Aam PBNU itu ialah agar menggelar aksi secara baik. Selain itu, menurutnya, Ma’ruf Amin tidak menutup kesempatan umat Islam untuk demo.

“Saya dengar di TV, beliau mengatakan kalau besok berunjuk rasa lakukan dengan baik. Beliau tidak menutup kesempatan umat untuk berdemo dan itu kan juga sudah dijamin oleh UU. Cuma beliau meminta kita untuk aksi dengan baik. Saya kira itu,” kata Al-Khaththath ketika dihubungi detikcom, Kamis (30/3) malam.

Ia mengatakan, dalam aksi nanti FUI telah sepakat dan berkomitmen untuk mewujudkan aksi damai. Al-Khaththath mengatakan hal ini sudah dilakukan sejak aksi yang digelar pada 4 November lalu.

“Kita komitmen aksi damai, kita mau lakukan itu. Track record kita sudah membuktikan kita selalu menggelar aksi damai,” ujarnya.

Ia juga mengatakan aksi yang akan dilakukan FUI nanti dimulai setelah salat Jumat. Titik awal pergerakan massa akan dimulai dari Masjid Istiqlal. Kemudian massa akan berjalan menuju Gambir di Jalan Medan Merdeka Timur hingga akhirnya berhenti di depan Istana Negara.

Al-Khaththath berharap nantinya akan ada pihak Istana yang mau menemui perwakilan massa yang terdiri dari ulama dan tokoh masyarakat. “Kita harap istana membuka pintu agar aspirasi kita dapat tersampaikan dengan baik,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Ma’ruf Amin menilai aksi 313 tidak perlu lagi dilakukan. Ia yakin Presiden Joko Widodo telah berkomunikasi dengan berbagai pihak. Ia berharapkan semua kelompok dapat mendengarkan dan menghilangkan gejolak-gejolak yang ada di masyarakat.

“Kalau menurut saya, kalau besok itu seharusnya kita sudah tidak perlu lagi demo-demo itu sebenarnya. Sudah cukup. Sudah terdengar keinginan-keinginan itu,” ujar Ma’ruf Amin usai bertemu dengan Presiden Jokowi di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis. (mb/cnn indonesia)

Pos terkait