Polresta Barelang Masih Dalami Penculikan Anak SD di Batam Kota

Metrobatam.com, Batam – Polresta Barelang Kota Batam masih menyelidiki dugaan penculikan pada seorang anak SD usia 10 tahun yang terjadi di Kawasan Batam Kota pada Senin pagi.

“Masih didalami, karena korbannya masih kecil jadi tidak bisa ditanyai secara marathon seperti orang dewasa,” kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika di Tanjungbatu, Karimun, Selasa.

Read More

Ia menatakan, untuk mendapatkan informasi dan kebenaran dugaan penculikan tersebut harus dilakukan dengan cara hati-hati agar korban merasa nyaman dan menceritakan hal sebenarnya.

“Kami juga menggali informasi dari keluarga dan lingkungan sekitar untuk memastikan kebiasaan anak itu. Tujuannya memastikan dugaan penculikan seperti disampaikan korban pada bibiknya tersebut,” kata dia.

Kasus ini, kata dia, fokus ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang dan Polsek Batam Kota.

“Pelan-pelan kami terus coba gali informasi sebanyaknya. Mudah-mudahan segera ada kepastian atas dugaan ini,” kata Helmy.

Kasus tersebut diketahui saat seorang anak berusia 10 tahun pulang ke rumah dan menyampaikan kejadian tersebut pada bibinya.

“Anak tersebut memang dekat dengan bibiknya karena kedua orang tuanya kerja. Jadi tantenya yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut,” kata dia.

Sebelumnya Kapolsek Batam Kota, Kompol Arwin mengatakan bahwa korban menyampaikan bahwa dijemput di depan sekolahnya sekitar pukul 09.00 WIB oleh dua pria mengendarai minibus putih.

“Pengakuan korban, dia digendong dan dimasukkan ke mobil dari depan sekolahnya,” kata dia.

Berdasarkan pengakuan, korban sempat dibawa berkeliling oleh pelaku namun di dalam mobil korban tidak disentuh hingga akhirnya dilepaskan pada kawasan Batam Centre.

“Masih didalami seperti apa sebenarnya kejadiannya,” kata Arwin.

Mb/Antara

Related posts