Pembobol 4.600 Situs Direkrut Polisi, Pengacara: Dia Anak Cerdas

Metrobatam, Jakarta – Polisi melirik SH (19) alias Haikal, peretas 4.600 situs online untuk direkrut. Pengacara Haikal, Ramdan Alamsyah menyambut baik usulan tersebut.

“Itu hal yang positif, bahwa memang Haikal ini kan termasuk anak yang cerdas. Punya kebiasaan yang luar biasa,” ujar Ramdan saat dihubungi detikcom, Jumat(7/4) malam.

Bacaan Lainnya

Ramdan mengatakan teman-temannya dari luar negeri juga ramai membicarakan Haikal. Dia menyebut teman-temannya itu juga berebut ingin merekrut Haikal setelah dia selesai menjalani masa hukuman.

“Kebetulan, teman saya di Jerman, Singapura telepon. Itu boleh tuh kerja di Singapura. Artinya, banyak yang meminta,” ucap Ramdan.

Meski banyak tawaran dari negara luar, Ramdan menilai Haikal lebih baik di Indonesia. Haikal akan sangat membantu petugas kepolisian atau lembaga lainnya dalam bidang teknologi informasi.

“Polri kan kekurangan (sumber daya) manusia di bidang IT. Sepuluh tahun kedepan akan serba IT, baik di tingkat kejahatan, keamanan maupun sistem. Semua bicara tentang e (elektronik),” kata Ramdan.

Ramdan mengingatkan Polri yang menjamin kehidupan pemuda yang hanya lulusan SMP itu. Dia berharap Haikal juga diberi kesempatan memperluas wawasannya. “Tentunya, ada kewajiban untuk merawat. Bagaimana kalau ini dididik, punya hal bagus. Saya rasa bisa lebih dari itu,” kata Ramdan.

Sebelumnya, Polri berencana merekrut Haikal setelah proses pidana yang menjerat Haikal selesai. Kanit III Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi mengakui Polri memang berencana merekrut Haikal dan hacker-hacker lain untuk membantu sebagai tim siber dan partner Polri.

“Iya, biar jadi lurus dan bermanfaat bagi bangsa,” ujar Idam kepada detikcom, Jumat (7/4).

Beri Peringatan
Ramdan Alamsyah juga menyebut, kliennya pernah memberitahu melalui akun twitter Haikal @SultanMoeslim. “Memang dia nakal, kenakalan yang tidak di fasilitasi. Dia itu sebenarnya baik, pada 9 Oktober (2016), ke tiket online melalui aku twitter-nya, mengatakan bahwa ada bug di servernya,” ujarnya.

Dilihat detikcom di akun twitter @SultanMoeslim memang sempat mengirim tweet ke akun @tiket. Dia menginformasikan ada celah di server tiket.com.

“@tiket hi saya telah menemukan ‘Bug’ atau ‘Celah’ di aplikasi https://Tiket.com, apakah kita bsa bekerja sama?” tulis @SultanMoeslim.

Tak terlihat ada jawaban dari tiket online tersebut. Sebelumnya peringatan yang sama juga diberikan ke akun twitter situs online lainnya.

Dalam empat tahun, Haikal yang merupakan lulusan SMP itu telah meretas sekitar 4.239 situs/website dengan menggunakan inisial sultanhaikal. Tidak hanya itu, Haikal juga punya inisial lain.

Kini Polri berencana merekrut Haikal setelah proses hukumnya selesai. Ramdan juga bercerita banyak teman-temannya di luar negeri yang tertarik ‘meminang’ Haikal di kantornya.
(mb/detik)

Pos terkait