oleh

Waduh, 6 Warga Papua Tewas karena Miras Oplosan

Metrobatam, Jayapura – Sebanyak enam warga Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua dikabarkan tewas setelah mengkonsumsi minuman keras (miras) racikan atau oplosan.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Minggu 16 April 2017 mengatakan, jajaran Mapolsek Kamu menerima laporan pada Jumat 14 April 2017 malam tentang enam warga tewas karena mengkonsumsi minuman beralkohol oplosan.

“Keenam orang warga ini diduga tewas setelah mengkonsumsi minuman beralkohol racikan atau oplosan,” katanya.

Berdasarkan keterangan dalam laporan, kata Kamal, peristiwa itu bermula sekira pukul 10.00 Wit di Kampung Denemani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai. Sebanyak enam warga bernama Yosep Yobee Ekari, Marthinus Goo Ekari, Yulianus Aanouw, Anthon Kegakoto, Berthus Yobee dan Mesak Pekey Yobee mengkonsumsi minuman yang diduga jenis alkohol.

“Setelah bersama-sama mengkonsumsi minuman tersebut para korban kembali ke rumah masing-masing, kemudian sekitar pukul 16.00 Wit korban Martinus Goo Ekari dibawa ke Puskesmas oleh keluarga dan dinyatakan meninggal dunia pukul 18.00 Wit dan langsung dibawa pulang oleh keluarga,” katanya.

“Sekitar pukul 18.30 Wit korban Yosep Yobee Ekari dibawa ke Puskesmas oleh keluarga dan dinyatakan telah meninggal pada Pukul 20.00 Wit dan sekitar pukul 23.00 Wit. Korban diantar pulang oleh keluarga duka bersama Wakapolsek Kamu dan tiga anggota piket jaga,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kamal menjelaskan, pada Sabtu 15 April 2017 pukul 11.30 Wit, Kanit Reskrim Polsek Kamu bersama anggota Bhabinkamtibmas Kampung Bukapa dan piket jaga melakukan mediasi di rumah para korban namun ditolak dengan alasan pihak keluarga mau mencari siapa yang membuat minuman oplosan yang dikonsumsi para korban.

“Lalu aggota Mapolsek Kamu mengambil langkah kembali ke markas guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi sekitar pukul 20.30 Wit anggota Bhabinkamtibmas Kampung Bukapa Bripka Melianus menerima telepon dari Natan Auwee bahwa korban Mesak Pekey telah dikuburkan di Kampung Denemani,” katanya.

Pada pukul 22.10 Wit, Bripka Melianus kembali menerima telepon dari Isak Kotouki bahwa korban Yulianus Anouw, Anthon Kegakoto dan Bertus Yobee telah dimakamkan. Terkait kasus ini, kata Kamal, Polsek Kamu tengah mendalami dengan meminta keterangan dari para saksi, di antaranya Otnel Anouw (43), Yesaya Iyai (40), dan Isak Kotouki (45).

“Langkah-langkah yang diambil Mapolsek setempat dengan mendatangi TKP dan membuat laporan polisi. Sementara enam korban telah diambil oleh pihak keluarga dan sebagian telah dikuburkan pada Sabtu pekan kemarin,” katanya.(mb/okezone)

News Feed