Isak Tangis Warnai Kecelakaan Maut, Tiga Korban Tewas Satu Keluarga

Metrobatam, Medan – Tiga jasad korban tewas dalam kecelakaan maut truk trailer pengangkut alat berat di medan, Sumatera Utara, disemayamkan di ruang instalasi jenazah, rumah sakit Adam Malik Medan. Ketiga korban merupakan satu keluarga, terdiri dari ayah dan dua anaknya.

Ida, istri Indra Subahan Purba korban tewas dalam kecelakaan maut menangis histeris di ruang jenazah rumah sakit umum pusat Adam Malik Medan, Ia kehilangan suami dan 2 orang anaknya, seorang lagi masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Tak pernah terbersit dalam benak ida, niat suaminya mengajak tiga orang anaknya pergi menikmati libur hari minggu berakhir maut. Ida kehilangan suami dan dua orang anaknya sekaligus dalam kecelakaan, insiden diduga akibat rem truk blong menyeruduk 5 sepeda motor di jalan gagak hitam ring road, Medan.

Indra Subahan sehari-hari dikenal sebagai penjual ikan di pasar Sei Kambing. Minggu pagi hari kedua di bulan puasa ini memutuskan tidak berjualan, ia mengajak tiga orang anaknya pergi berkeliling jalan ring road mengendarai sepeda motor. Tak dinanya, kepergian indra subahan berboncengan bersama tiga anaknya menjadi kepergian terakhir.

Motor yang dikendarai indra subahan purba terseret diseruduk truk trailer yang dikemudikan syaful fadli sejauh kurang lebih 20 meter di bawah kolon, indra subhan dan anaknya terlindas dan tewas seketika, sementara seorang anaknya afia zahro purba terpental, dan kini menjalani perawatan di rumah sakit sari mutiara medan.

Dikubur dalam Dua Liang Lahat

Tiga korban tewas akibat kecelakaan maut di Kota Medan telah dikuburkan. Korban yang merupakan satu keluarga tersebut dikubur dalam 2 liang lahat, Minggu petang (28/5).

Korban tewas, Indra Subahan Purba (44) dan kedua anaknya Arisa Salwa (13) dan Anas Majid (8) dikuburkan di Pemakaman Umum Makla Tiga, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Arisa dan Anas dikubur dalam satu liang lahat, sedangkan Indra dikuburkan sendiri dalam satu liang lahat.

Sebelum dikuburkan, jenazah korban sempat disemayamkan di Rumah Sakit Adam Malik Medan. Usai dilakukan visum, ketiga jenazah korban dibawa ke rumah duka, Kecamatan Medan Helvetia.

Saat jenazah dibawa di rumah duka, para pelayat langsung ramai mendatangi rumah korban untuk mengucapkan bela sungkawa. Usai dimandikan, ketiga jenazah tersebut dibawa ke masjid dekat rumah duka untuk disalatkan.

Istri korban, Ida masih terlihat syok berat atas kejadian yang menimpa keluarganya itu. Dikatakannya, sebelum kejadian nahas itu, kedua anaknya mengajak suaminya Indra untuk berjalan-jalan.

“Enggak ada (firasat), habis salat subuh di musala, anak-anak mengajak bapaknya jalan-jalan. Memang sudah biasa dia jalan-jalan sama anaknya,” ujar Ida sembari menangis di rumah duka.

Kecelakaan maut itu diduga akibat rem truk blong menyeruduk 5 sepeda motor di jalan Gagak Hitam Ring Road, Kota Medan.

Indra Subahan sehari-hari dikenal sebagai penjual ikan di pasar Sei Kambing. Minggu pagi hari kedua di bulan puasa ini memutuskan tidak berjualan, ia mengajak tiga orang anaknya pergi berkeliling jalan ring road mengendarai sepeda motor. Tak dinanya, kepergian Indra Subahan berboncengan bersama tiga anaknya menjadi kepergian terakhir.

Motor yang dikendarai Indra Subahan Purba terseret diseruduk truk trailer yang dikemudikan syaful fadli sejauh kurang lebih 20 meter di bawah kolong, indra subhan dan anaknya terlindas dan tewas seketika, sementara seorang anaknya Afia Zahro purba terpental, dan kini menjalani perawatan di rumah sakit Sari Mutiara medan.

Polisi Rilis 9 Nama Korban

Polisi memastikan 9 orang jadi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Minggu pagi (28/5). Tiga orang diantaranya tewas akibat luka parah setelah ditabrak truk.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman mengatakan tiga orang yang meninggal tersebut adalah satu keluarga.

Korban tewas yakni Indrasubahan Purba (44), Arisa Salwa (13) dan Anas Majid (8). Mereka mengalami luka parah akibat ditabrak truk dari arah belakang. Sedangkan korban yang terluka berjumlah 6 orang.

Dia menjelaskan dua orang korban luka dirawat di RS Bina Kasih bernana Safikri (14) dan Aldon Sinambela (47).

Sedangkan empat korban lainnya dirawat di RS Sari Mutiara yakni Ida Parwita (41), Afia Zahro (11), Dini Ananda (12) dan M. Aqli (13).

“Korban terluka Afia Zahro Purba, umur 11 tahun dirawat di RS Sari Mutiara karena mengalami patah kaki,” Kata AKBP Indra.

Sedangkan pengemudi truk trailer BK 9279 BT yang dikemudikan oleh Saiful Fadli (41) yang menabrak 5 sepeda motor tersebut telah diamankan pihak kepolisian.

“Sopir sudah diamankan siang tadi. Sekarang masih dimintai keterangan. Sepeda motor dan truk yang kecelakaan juga sudah diamankan,” tambah AKBP Indra.(mb/okezone)

Pos terkait