oleh

Sosialisasi Manfaat BPJS Ketenagakerjaan untuk Para Pendeta dan Pelayan Gereja GKPI Wilayah X-Kepri

-BATAM, Ekonomi-137 views

Metrobatam.com, Batam – Pada tanggal (13/05) melakukan sosialisasi program ketenagakerjaan kepada pendeta dan pelayan di gereja GKPI kepri. Ditempat ballroom hotel harmoni Menurut pendeta oloan pasaribu M, TH selaku  Pimpinan Sinode Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) mengenai bpjs ketenagakerjaan fungsi ini sangat bagus untuk para pendeta dan bagi pelayan

GKPI sendiri merupakan gereja besar di Indonesia yang mana keberadaannya telah diakui di MenteriHukum dan Ham (Menkumham), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) danMenteri Agama (Menag). GKPI juga sudah menjadi anggota Persekutuan Gereja Indonesia (PGI).Berdasarkan data yang ia sebutkan, terdapat 270 pendeta se-Indonesia, penetua berjumlah 50.000 se-Indonesia. Sedangkan, di Kepri pendeta berjumlah 6 orang, dan 6 calon pendeta.

“Untuk resor ada 6 dan jemaat khusus. Diwilayah X resornya ada di Sekupang, Bengkong Palapa, Batu Aji lama, Batu Aji baru, Punggur dan Tanjung Piayu,” paparnya.Bishop berharap, melalui Gereja, manfaat program yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan dapat mendorong para pelayan Gereja.“Intinya, GKPI sangat mendukung program pemerintah yang peduli dan prihatin kepada masyarakat melalui BPJSTK ini. Kami sangat berterima kasih kepada BPJSTK Sekupang karnasudah bersedia memberikan edukasi perlindungan bagi umat, khususnya pelayan gereja ini

Kepala BPJSTK sekupang Mangasi Sormin mengatakan bpjs ketenagakerjaan itu penting bagi para pendeta dan pelayan gereja juga. Sebab saya melakukan sosialisasi program bpjs ketenagakerjaan ini agar bermanfaat di saat dalam pekerjaan dan terlindungi segala aktivitas mereka. Jaminan bpjs ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat juga dimana saat para pendeta dan pelayan gereja nya bertugas di kota yang jauh jaminan berkerja atau kecelakaan akan terkaper

BPJSTK Batam Sekupang akan mengkelompokkan, mana yang akan masuk pada sektor Penerima Upah (PU) dan mana yang termasuk Bukan Penerima Upah (BPU).

“Itu nanti, tim pemasaran yang akan secara rinci menpresentasikannya. Terpenting pelayan gereja ini mengikuti dulu 3 program penting BPJSTK yakni JKK, JKM dan JHT,” ucapnya.Menurut Sormin, dengan melihat cara kerja yang berbeda, maka potensi resiko dirasa sangat tinggi. Bukan kerjanya yang 24 jam, melainkan pekerjaan pelayan gereja bisa dipanggil kapan saja.

“Mereka menjalankan profesi mulia, namun belum terlindungi jaminan sosial, ini yang harus diberikan edukasi untuk nantinya mengikuti program yang telah disiapkan BPJS Ketenagakerjaan,” tutur pria asal Sumatera Utara itu.

Lebih lanjut, Dengan adanya perlindungan untuk para pendeta dan penetua, sangat memungkinkan juga untuk selanjutnya menyusul seperti Mesjid, Vihara dan pekerja agama dirumah ibadah lainnya.

“Sosialisasi ini sama halnya seperti kerjasama PP Muhammadiyah pusat yang sudah tertuang dalam MoU nya bersama BPJSTK, beberapa bulan yang lalu,” pungkasnya.

Pada materi sosialisasi itu, tim pemasaran BPJSTK Batam Sekupang menerangkan secara rinci 3 manfaat program penting BPJSTK yakni, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Pada sektor informal atau pekerja mandiri Bukan Penerima Upah dijelaskan, untuk biaya iuran perbulan JKK hanya Rp10 ribu, sedangkan JKM Rp6.800 dan JHT Rp sebesar Rp20 ribu.Ditempat yang sama, Pimpinan Sinode Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Bishop Pdt Oloan Pasaribu mengatakan, pihaknya akan komitmen untuk melaksanakan program perlindungan bagi pekerja khususnya pelayan Gereja.

Siska simanjuntak selaku perwakilan BTN mengatakan  Jenis fasilitas kredit kerjasama BTN-BPJS Ketenagakerjaan Itu sangat penting bagi para pendeta dan staf pelayanan gereja bisa dapat membantu.Bagi staf pelayanan gereja GKPI ingin memiliki rumah harus sesuai persyaratan yang adaSyarat nya, peserta bpjs ketenagakerjaan, minimal 1 tahun dan dapat melakukan syarat yang lainkpr subsidi fk1 belum pernah memiliki rumah, maks 99% harga jual.

Toni S

News Feed