Neymar Pindah ke PSG, Dianggap ‘Mata Duitan’ dan Tidak Masuk Akal

Barcelona – Kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain mengundang kemarahan fans Barcelona. Beredar video jersey pemain asal Brasil itu dibakar oleh sekelompok penggemar.

Neymar telah resmi pindah ke PSG setelah klausul rilisnya yang mencapai 222 juta euro atau Rp 3,5 triliun ditebus PSG. Blaugrana mengkonfirmasi pembayarannya sudah diterima pada Kamis (3/8) waktu setempat.

Bacaan Lainnya

Kepindahan Neymar membuat beberapa pihak kecewa. Fans adalah salah satunya, yang langsung meluapkan amarahnya dengan aksi brutal.

Video yang dipublikasikan AS memperlihatkan, fans Barca atau Cules membakar jersey home dan away Neymar. Bahkan ada juga yang melenyapkan kaus bernomor 11 milik Neymar dengan cara dipanggang.

Kekesalan fans lebih bersifat tak rela mengingat Neymar pemain penting bagi klub. Didatangkan pada 2013, pesepakbola berusia 25 tahun itu mencetak 105 gol dari 186 penampilan yang menghadirkan delapan trofi untuk Barca, termasuk treble di 2015.

Bersama PSG, Neymar menandatangi kontrak berdurasi lima tahun dan akan memakai kostum nomor 10.

Dianggap ‘Mata Duitan’

Keputusan Neymar hengkang ke Paris Saint-Germain membuat suporter Barcelona murka. Suporter Barcelona menganggap Neymar ‘mata duitan’ dan meramaikan tagar #Moneymar lewat media sosial.

Neymar resmi bergabung dengan PSG setelah membayar klausul pelepasan kontrak sebesar €222 juta (setara Rp3,5 triliun) kepada Barcelona. Keputusan Neymar untuk meninggalkan Barcelona membuat para suporter Blaugrana murka.

Suporter Barcelona menganggap Neymar hanya mementingkan uang dengan hengkang ke PSG. Maklum, penyerang asal Brasil itu akan mendapat gaji fantastis, yakni €30 juta (setara Rp474 miliar) per tahun.

“Anda adalah pewaris takhta dan ditolak, sebuah cara yang hebat untuk membuang itu semua! @neymarjr, selamat tinggal MONEYmar,” tulis suporter Barcelona lewat akun Twitter @FelixA2M.

Sebagian suporter Barcelona juga mengunggah meme lucu terkait keputusan Neymar pindah ke PSG. Salah satunya dengan mengunggah foto Neymar sedang memegang uang ratusan dolar seperti yang dilakukan akun @AD594M dan @no3man_lagh.

Tidak Masuk Akal

Sementara itu Arsene Wenger mengecam tujuan Paris Saint-Germain mendatangkan Neymar yang dinilai berbau politis. Ia menilai transfer pemain asal Brasil itu tidak masuk akal.

Banyak anggapan transfer Neymar ke PSG didasari keinginan sang pemilik, Nasser Al-Khelaifi, meningkatkan eksistensi negara asalnya, Qatar. Memecahkan rekor transfer pemain dinilai bisa meningkatkan martabat negara teluk tersebut.

Transfer Neymar ke PSG sendiri sudah coba dijegal lewat aturan Financial Fair Play. Wenger menilai hal itu sia-sia.

“Menurut saya, ini adalah konsekuensi kepemilikan klub yang sudah mengubah total tatanan sepakbola dalam 15 tahun terakhir. Ketika negara memiliki klub, semuanya mungkin saja terjadi,” kata Wenger seperti dilansir Independent.

“Akan sulit untuk menghormati aturan Financial Fair Play sebab ada banyak jalan lain untuk suatu negara mendapatkan pemain yang bisa merepresentasikan negara itu sendiri,” Wenger menambahkan.

Menurut Wenger, kasus transfer Neymar sudah tidak masuk akal. Ia juga menilai sepakbola bukanlah tempat untuk berinvestasi.

“Angka-angka yang terlihat hari ini melibatkan gairah, harga diri, dan minat publik, dan anda jadi tidak bisa lagi berpikir secara rasional. Anda tidak bisa membenarkan investasi, itu tidak biasa untuk permainan ini,” Wenger melanjutkan.

“Itulah mengapa saya selalu mendukung sepakbola tetap hidup dengan sumber dayanya sendiri. Terlepas dari itu, kita tidak lagi berada di periode yang berpikir ‘kalau saya berinvestasi, saya akan mendapatkan hasilnya’. Kita sudah di luar dari itu,” tegas manajer asal Prancis itu.(mb/detik/cnn indonesia)

Pos terkait