Bantu Perangi Militan, Rusia Akan Kirim 5.000 Pucuk Kalashnikov ke Filipina

Manila – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan bahwa Rusia akan menyumbangkan perangkat keras untuk mendukung militer Filipina menghadapi kelompok militan pro-ISIS di negara itu. Duterte mengatakan, Rusia akan menyediakan sekira 5.000 pucuk senapan serbu Kalashnikov dalam sebuah perjanjian yang ditandatangani bulan ini, sehingga militer Filipina tidak lagi harus menggunakan senjata bekas.

“Kita akan memiliki Kalashnikov,” kata Duterte dalam sebuah pidato kepada pasukannya. Dia menambahkan bahwa Rusia ingin sumbangan mereka kepada Filipina dirahasiakan.

Bacaan Lainnya

Sumbangan dari Moskow itu akan menyusul hadiah sumbangan lebih dari 6.000 pucuk senapan serbu dan 100 senapan penembak jitu dari China. Kedua sumbangan tersebut merupakan hasil dari upaya Duterte dalam membangun kemitraan dengan dua kekuatan produsen senjata yang dapat menandingi Amerika Serikat (AS).

Menurut keterangan pejabat senior kementerian pertahanan Filipina yang dilansir Straits Times, Kamis (12/10) senjata dari Rusia akan diterima Manila pada bulan ini, saat Menteri Pertahanan Rusia menghadiri pertemuan regional. Senapan serbu tersebut akan datang bersama jutaan butir peluru dan puluhan truk militer.

Dia menambahkan, lima kapal perang Rusia akan mengunjungi Manila untuk mengirimkan perlengkapan militer tersebut. Empat di antaranya telah mengunjungi Filipina dalam dua kesempatan berbeda tahun ini.

Duterte mengatakan bahwa militer harus diperlengkapi dengan baik untuk menangani ekstremis loyalis ISIS yang telah membangun basis yang berbahaya di Mindanao, sebelah selatan Filipina. “Mereka tidak akan hilang, mereka akan berkumpul kembali di mana saja,” kata Duterte. (mb/okezone)

Pos terkait