Polisi Tutup Aksi Adu Bagong di Pacet Kabupaten Bandung

Metrobatam, Bandung – Polsek Pacet menutup arena pertarungan adu bagong (dugong) di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Penutupan tersebut menyusul banyaknya keluhan warga terkait dugong yang dianggap meresahkan dan mengganggu ketertiban.

Kapolsek Pacet AKP Andriyanto mengatakan melakukan pertemuan dengan warga dalam giat ‘Ngopi Bareng Polisi’, Jumat (20/10).

Bacaan Lainnya

“Kami telah menerima surat pernyataan dari warga, Selasa (24/10) kemarin yang diberikan dari Kepala Desa Cikawao melalui Kanit Intel,” kata Andriyanto saat ditemui detikcom di Mapolsek Pacet, Kabupaten Bandung.

Dengan adanya surat pernyataan tersebut sebagai bukti kecaman dari warga, polisi resmi menutup arena dugong. Apabila pertarungan dugong itu kembali digelar, polisi akan membubarkannya. “Warga merasa resah, apalagi di wilayah tersebut banyak masjid,” tuturnya.

Kepada detikcom, Andriyanto menunjukan map plastik yang berisikan surat pernyataan penolakan dugong yang sudah di tandatangani oleh ratusan warga yang berada di 14 Rukun Warga (RW) di Desa Cikawao.

Andriyanto menambahkan ia baru menjabat sebagai Kapolsek Pacet satu bulan ke belakang. Selama menjabat ia tidak pernah mengeluarkan izin keramaian dugong.

Sedangkan arena dugong di Kampung Cisindang, Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung sudah ada sejak dua bulan ke belakang. “Selama saya menjabat di sini tidak pernah mengeluarkan izin tersebut,” tambahnya.

Ia mengimbau kepada panitia pelaksana dugong untuk menutup kegiatan yang meresahkan itu. “Jika kembali digelar akan kami bubarkan,” tegasnya.

Selain itu ia berpesan kepada warga Kecamatan Pacet apabila menemukan gangguan keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat bisa menghubungi nomor layanan Polsek Pacet 081222225919. (mb/detik)

Pos terkait