2 Kerangka Manusia Ayah dan Anak di Cimahi, Istri: Bapak Lagi Tidur

Metrobatam, Cimahi – Dua kerangka manusia yang merupakan ayah dan anak, Hanung Sobana (84) dan Hera Sri Herawati ditemukan di sebuah kamar di Kompleks Cijerah II, Gang Nusaindah 6 Blok 13 No 117, RT 7 RW 17, Kota Cimahi. Kedua jasad berada di atas kasur secara terpisah.

Temuan dua kerangka manusia itu berawal dari pemeriksaan rutin petugas Puskesmas Melong Asih. Salahsatu petugas puskesmas Zacky Rahman mengatakan kecurigaannya berawal dari bau busuk rumah itu. Ditambah, posisi Hanung, yang dikatakan tengah tertidur tidak berubah berjam-jam.

Read More

“Saat pagi kita datang, Ibu Nining bilang bapak sedang tidur dan anak lainnya enggak ada di rumah,” ujar Zacky ditemui di lokasi, Selasa (30/1). Sementara berdasarkan data yang dimilikinya, ada enam orang yang tinggal di sana.

Karena curiga, Zacky dan petugas lainnya kembali datang siangnya pukul 13.00 WIB. “Pas kita datang Senin siang mulai curiga. Karena pertama datang itu (Senin pagi) kondisi di dalam rumah sudah bau, terus posisi si bapak tidur tidak berubah dari pertama kita datang,” katanya.

Akhirnya ia dan petugas lainnya mengajak polisi Selasa pagi tadi. Meski awalnya mendapat penolakan dari Neneng Hatidjah (76), istri Hanung, petugas akhirnya bisa masuk ke dalam kamar. Terlihat di tempat tidur, Hanung yang disebut tengah tertidur, ditutupi sarung biru.

“Pas dibuka sarungnya ternyata suaminya sudah bentuk kerangka,” ujarnya. Selain itu, ditemukan kerangka lainnya di kasur yang disimpan di atas lantai. “Itu ternyata anaknya,” ujarnya.

Saat ini rumah bercat pink itu dipolice line. Dua kerangka manusia yang ditemukan dibawa ke RS untuk diperiksa. Kasus ini masih diselidiki kepolisian.

Polisi mendapatkan keterangan dari pihak keluarga yang menyebut bahwa dua jasad tersebut meninggal karena sakit. “Pengakuan (anggota keluarga) karena sakit meninggalnya,” kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra via telepon, Selasa (30/1).

Kendati begitu, polisi masih terus mendalami temuan kerangka ayah dan anak tersebut. Saat ini tiga orang yang terakhir tinggal di rumah itu menjalani pemeriksaan. “Sedang (diperiksa),” ucap Niko. (mb/detik)

Related posts