Risma: Kalau Anak Muda Letoy, Negara Ikut Letoy

Metrobatam, Jakarta – Walikota Surabaya Tri Rismaharani membuka event Creativepreneur 2018 di Surabaya yang diikuti ribuan peserta. Ia menyatakan saat ini adalah eranya industri kreatif yang harus disambut dengan sigap oleh anak muda.

“Ke depan, industri kreatif inilah yang akan berjaya. Kalian berada di era di mana industri kreatif jadi tonggak utama perekononian dunia,” tegasnya di JX International Convention, Surabaya, Minggu (28/1).

Read More

Risma menyatakan, tidak salah jika anak muda memutuskan untuk memasuki dunia industri kreatif. Karena akan selalu ada sepanjang zaman.

“Industri ini tidak akan pernah mati sampai dunia kiamat. Misalnya saja industri fashion, modelnya pasti akan berubah terus,” sebutnya.

Maka asalkan anak muda mau berpikir dan peka terhadap kebutuhan manusia, kemungkinan bisa sukses memasuki industri kreatif. Pasalnya manusia dari lahir sampai meninggal selalu membutuhkan sesuatu.

“Dan kalau kalian sudah sukses, jangan langsung berhenti begitu saja. Nanti bisa terancam oleh pendatang baru yang lebih inovatif,” kata Risma.

Risma pun berpesan jangan sampai anak muda ketinggalan era industri kreatif. Syaratnya harus punya konsep dan pemikiran baru karena ranah industri kreatif sangat luas.

“Pokoknya jangan sampai anak muda letoy, maka negara bisa letoy,” pungkas Risma penuh semangat.

Ajang Creativepreneur Corner 2018 ini sendiri menampilkan para pembicara top seperti CEO CT Corp Chairul Tanjung, pendiri 8wood Alice Norin, penyanyi Vidi Aldiano, Komika Raditya Dika, dan Chef Andrian Ishak.

Kemudian juga ada pendiri Markobar Gibran Rakabuming, CEO Layaria Dennis Adishawara, Prasetyo Andy Wicaksono selaku pendiri Code of Indonesia, dan CEO Kibar Yansen Kamto sebagai moderator. (mb/detik)

Related posts