Tak Direstui Keluarga, Petahana Bupati Batubara Mundur dari Pencalonan Pilkada 2018

Metrobatam, Medan – Pelaksana tugas Bupati Batubara, Harry Nugroho mengumumkan sikap mengejutkan. Dia mengundurkan diri sebagai calon bupati di Pilkada Batubara, Sumatera Utara 2018.

Harry yang sebelumnya didukung oleh Partai Nasdem, Hanura, PKS dan PAN telah mendaftar ke KPU Kabupaten Batubara bersama pasangannya Muhammad Syafii.

Read More

Harry mengundurkan diri karena alasan tak mendapatkan restu dari keluarganya untuk bertarung di Pilkada Serentak 2018.

Kordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Batubara, Taufik Abdi Hidayat mengatakan, Harry sudah mengantarkan surat pengunduran dirinya dari pencalonan pada Selasa 23 Januari 2018.

“Kita sudah terima suratnya pukul 19.00 WIB kemarin. Dalam surat itu Harry Nugroho, mengundurkan diri dengan alasan tidak mendapat persetujuan dari keluarga. Itu dilampirkan dengan surat dari istri maupun dua anak yang bersangkutan,” kata Taufik, disela-sela rapat kordinasi tata aturan teknis tahapan kampanye Pilkada 2018 yang digelar KPU Sumut di Medan, Rabu (24/1).

Kordinator Divisi Teknis KPU Sumut, Benget Silitonga mengatakan, sesuai ketentuan yang ada, pasangan calon yang sudah mendaftar sebenarnya tidak boleh mengundurkan diri.

Kecuali untuk tiga alasan. Yakni karena gagal dalam tes kesehatan, berhalangan tetap baik karena meninggal maupun karena sakit permanen, serta karena terkena pidana hukum berdasarkan keputusan tetap pengadilan.

“Jika tetap mengundurkan diri, parpol yang mengusung bakal calon itu juga dianggap gugur,” sebut Benget. (mb/okezone)

Related posts