3 Terduga Teroris Ditangkap di Temanggung, Uang Rp 28 Juta Disita

Metrobatam, Jakarta – Tim Densus 88 Antiteror menangkap 3 orang terduga teroris di wilayah Temanggung, Jawa Tengah. Dari lokasi, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti termasuk uang tunai Rp 28 juta.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal menjelaskan, Densus 88 pagi tadi pukul 09.00 WIB menggerebek toko Aneka Grosir di Jalan Secang KM 03, Dusung Bengkal, Desa Bengkal, RT 05/RW 05, Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah. Dari lokasi, ditangkap 3 orang terduga teroris.

Read More

Ketiga orang ini masing-masing, W alias A dan L alias T asal Tegal. Lalu Z asal Temanggung.

Dari lokasi disita 2 buah handphone, 6 buah flashdisk, 1 buah dompet hitam, 1 buah buku panduan, 1 buah buku penjelasan pembatalan keislaman, 2 buah majalah Ar-royan, 1 buah buku zikir pagi dan petang, uang tunai Rp 28.289.000, serta 2 buah ATM Bank Mandiri.

“Saat ini barang bukti diamankan di Mapolres Temanggung, sedangkan para pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim densus 88 AT,” ujar Iqbal kepada detikcom, Kamis (1/2).

Selain di Temanggung, tim Densus 88 Antiteror menangkap 1 terduga teroris di Banyumas, Jawa Tengah. Terduga teroris berinisial S itu diduga terlibat kelompok teroris yang berangkat ke Filipina Selatan.

Penangkapan S berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (1/2). S, yang bekerja sebagai pedagang, ditangkap di Jl Agus Salim, Karang Pucung, Purwokerto Selatan, Banyumas.

“(Keterlibatan) menyembunyikan dan memfasilitasi DPO kasus penyelundupan senjata dari Filipina atas nama Ageng Nugroho kelompok Suryadi Mas’ud,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal dalam keterangannya.

Selain itu, S diduga ikut memfasilitasi dan mendanai kelompok teroris Ageng untuk berangkat ke Filipina Selatan. S saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Tim Densus 88 Antiteror sebelumnya menangkap tiga terduga teroris di Temanggung berinisial W alias A, L alias T, dan Z. Belum diketahui keterlibatan ketiga orang yang ditangkap itu dengan jaringan teroris yang ada. (mb/detik)

Related posts